Logo Header Antaranews Sumsel

Seniman daerah harus semakin profesional

Jumat, 8 Juni 2012 16:53 WIB
Image Print
Ilustrasi - Karya lukisan pelukis seni rupa Palembang (Foto Antarasumsel.com/Nila)
....Dewan Kesenian Sumatera Selatan tidak sekadar fokus pada pagelaran seni, tapi juga memikirkan nasib para seniman daerah....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dewan Kesenian Sumatera Selatan diharapkan bisa berperan aktif mengupayakan agar seniman daerah semakin profesional, sehingga nantinya dapat mengangkat harkat dan martabat mereka secara ekonomi, kata Ketua Seksi Kebudayaan Dinas Pariwisata setempat Dadang Irawan.

"Bisa saja, para seniman menjual lagu hasil karyanya atau produk-produk seni lainnya dengan difasilitasi Dewan Kesenian. Jika seniman sejahtera maka banyak anak muda berminat, dan sebaliknya seperti yang terjadi saat ini," katanya di Palembang, Jumat.

Ia menyarankan, Dewan Kesenian tidak sekadar fokus pada pagelaran seni, tapi juga memikirkan nasib para seniman.

"Masih banyak seniman yang hidup di bawah garis kemiskinan, dan ini menjadi suatu keprihatinan bersama dan tentunya membutuhkan ide kreatif dari Dewan Kesenian untuk mengatasi," katanya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Dewan Kesenian secara rutin menyelenggarakan pagelaran seni untuk melestarikan kebudayaan khas daerah.

"Pelestarian seni budaya Sumsel tidak dapat dipisahkan dengan Dewan Kesenian dan para seniman, sehingga pemerintah secara aktif menjalin kerja sama," ujarnya.

Pemerintah Sumsel memiliki ajang tahunan yang mendapat dukungan dari Dewan Kesenian seperti Festival Sriwijaya.

Sebanyak 11 kabupaten dan empat kota se-Sumsel ambil bagian pada ajang seni budaya terakbar tingkat provinsi itu.

"Festival Sriwijaya menjadi puncak dari perhelatan ajang-ajang seni budaya tingkat kabupaten/kota, seperti Festival Teluk Gelam (Ogan Komering Ilir), Festival Serelo (Lahat), dan lainnya," ujarnya

Pada tahun ini direncanankan di Lahat dengan menggelar beberapa kategori seperti tari, busana, lagu, kesenian khas, dan kuliner.

"Untuk kali pertama digelar di luar Kota Palembang, rencananya pada November 2012. Pihak panitia sedang menyiapkan diri karena setiap kabupaten/kota akan mengirimkan setidaknya 150 orang seniman," katanya.

Kerja sama lainnya dengan Dewan Kesenian mengadakan pagelaran seni secara rutin di mal atau pusat keramaian.
"Sejak beberapa bulan terakhir Dewan Kesenian Sumsel menggelar pertunjukan Dul Muluk di mal-mal, kemudian workshop pembinaan teater tradisional bekerja sama dengan pusat," katanya.(Dolli)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026