
Ikan salai khas Sumsel diminati pendatang

...Ikan salai telah dikenal luas oleh masyarakat karena memiliki rasa yang lezat dan gurih...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Ikan salai merupakan salah satu produk makanan olahan khas dari Sumatera Selatan yang tahan lama dan relatif murah harganya, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh bagi pengunjung ke provinsi ini.
Ernawati, pengusaha pengolahan ikan salai mengatakan, di Palembang, Rabu, produk ikan asap itu telah dikenal luas oleh masyarakat karena memiliki rasa yang lezat dan gurih.
Menurut dia, proses pembuatannya terbilang rumit, karena bahan baku berupa ikan mentah yang sudah dibersihkan kemudian harus diasapi dengan api bernyala kecil sehingga akan kering selama tiga hari.
Selama pengasapan itu, ikan tersebut tidak boleh diberi garam atau bahan penyedap lainnya, agar rasa gurih keluar dengan sendirinya berkat proses pengasan tersebut.
"Bahan baku ikan yang digunakan harus yang masih hidup, agar tetap segar dan enak rasanya setelah diasapi. Jika menggunakan ikan yang sudah mati, biasanya baunya menjadi tidak enak dan teksturnya agak terberai," ujar Erna yang sempat pula menggelar pameran pada Musyawarah Nasional X Badan Musyawarah Perguruan Swasta, di halaman wisma atlet Jakabaring Palembang.
Harga ikan salai itu relatif terjangkau, berkisar Rp100 ribu-Rp200 ribu/kg.
"Meski berbeda dari harga ikan pada umumnya, tapi para pembeli sudah mengetahui karena pembuatan ikan asap itu dari bahan baku ikan mentah seberat 3 kg setelah diasapi, beratnya akan menyusut menjadi hanya 1 kg. Jadi wajar saja harganya menjadi lebih mahal," ujar dia pula.
Menurut Erna, pihaknya tidak kesulitan mendapatkan bahan baku beragam jenis ikan, seperti patin, gabus, seluang, lambak, baung sungai dan ikan lais.
Karena itu, usaha yang dijalani sejak tahun 2003, dapat berjalan cukup lancar dengan omset per bulan Rp1 juta.
"Ikan lais dan seluang adalah jenis ikan yang paling diminati pembeli, sedangkan ikan lais adalah yang paling mahal karena sulit didapatkan sehingga harganya juga berbeda. Jika tidak mendapatkannya dari Palembang, biasanya diperoleh dari desa-desa di pingiran kota, seperti kawasan Gelumbang," ujar dia lagi.
Ikan salai merupakan salah satu produk industri kecil menengah di Sumsel yang telah berkembang sejak beberapa tahun terakhir.
Selain dijual dalam bentuk kemasan di pusat belanja dan konter penjualan khusus, ikan salai juga dijajakan di beberapa tempat sepanjang jalan lintas timur Sumatera di Kota Palembang hingga menuju perbatasan Provinsi Lampung. (ANT/pso-039)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
