
Bulog Sumsel gelar operasi pasar

Palembang, (ANTARA News) - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Sumatera Selatan, Selasa menggelar operasi pasar murni di sejumlah pasar tradisional Palembang dengan beras impor dari Vietnam.
Beras yang tersedia di gudang sekarang ini hanya ada beras Vietnam, sedangkan produksi dalam negeri kosong, kata Ketua Operasi Pasar Murni (OPM) Perum Bulog Divre Sumsel, Tamsil Edy di Palembang, Selasa.
Menurut dia, kemungkinan pada Maret mendatang sudah ada lagi beras dalam negeri, karena sejumlah daerah mulai panen sehingga Bulog bisa melakukan pengadaan.
Ia mengatakan, OPM yang digelar di sejumlah pasar tradisional di Palembang itu sudah dimulai pada 18 Januari 2012 hingga hari Selasa ini.
Rencananya OPM ini akan dilakukan sampai 30 Januari mendatang di sejumlah pasar tradisional Palembang, seperti hari Rabu (25/1) akan dilaksanakan di pasar Lemabang, Palembang, katanya.
Ia menuturkan, OPM beras itu dilakukan guna menstabilkan harga beras di pasaran, sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat.
OPM itu dilaksanakan di dua tempat yang rata-rata perhari sebanyak tiga ton, jadi masing-masing tempat sekitar 1,5 ton beras.
Beras yang dijual itu seharga Rp6.600 per kilogram dikemas dalam kantong plastik berisi lima kilogram, sehingga total harga ditebus warga Rp33 ribu per kantong.
Masyarakat yang membeli beras itu hanya boleh sampai 20 kilogram atau empat kantong plastik, jelas dia.
Pantauan ANTARA, pihak Bulog itu menggelar OPM di pasar tradisional Palembang dengan menggunakan kendaraan mobil bak terbuka.
Masyarakat yang membeli berdatangan secara bergantian ada yang membeli satu kantong, dan dua kantong.
Menurut salah seorang pembeli, Atik, dengan adanya OPM ini sangat terbantu, karena harga berasnya jauh lebih murah dari yang dijual di pasaran.
Kalau harga beras di pasaran dengan mutu yang sama kisaran Rp8.000 per kilogram, sedangkan di sini hanya Rp6.600 per kg, ujar dia.(ANT/KR-SUS)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
