Palembang (ANTARA) - Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, mencari Thohari, seorang warga lanjut usia berusia 80 tahun, yang dilaporkan hilang di kebun belakang rumahnya di Desa Kosgoro, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palembang Macarah Wanto dalam rilisnya, di Palembang, Selasa, menyatakan bahwa hingga saat ini korban belum ditemukan, dan tim di lapangan terus memperluas area penyisiran secara maksimal.
Ia mengemukakan peristiwa hilangnya korban bermula pada Minggu (31/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Thohari berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun yang terletak di belakang rumah mereka di RT 003 Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas.
"Merasa khawatir, sang istri kemudian menyusul ke kebun, namun korban sudah tidak ada di lokasi. Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban sempat terlihat berada di seberang sungai dekat kawasan tersebut," katanya.
Ia menambahkan, pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban belakangan ini sering mengalami halusinasi. Thohari kerap merasa rumah yang ditinggalinya saat ini bukan miliknya, dan meyakini bahwa rumah aslinya berada di kebun belakang tersebut.
Kondisi ini membuat korban yang biasanya lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah, nekat pergi ke kebun.
Tim SAR gabungan menerapkan metode ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I). Metode ini berfokus pada pencarian cepat secara visual di area-area spesifik yang diduga kuat menjadi lokasi keberadaan korban berdasarkan petunjuk dan informasi dari saksi mata.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak, antara lain Basarnas Kantor SAR Palembang, personel TNI dan Polri, pemerintah desa setempat, relawan, dan masyarakat sekitar.
Atas insiden ini, pihak SAR mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang sudah lanjut usia atau memiliki kondisi khusus. Pengawasan intensif sangat diperlukan guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.