Palembang (ANTARA) - Bank Sumsel Babel menghadirkan program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) khusus menyasar kalangan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui skema ansuran yang kompetitif.

Pemimpin Pengganti Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel Marzuki menyatakan bahwa kehadiran KKB merupakan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan pribadi dengan proses pengajuan yang sederhana dan cepat.

"Keunggulan utama program ini terletak pada skema pembiayaan yang fleksibel, suku bunga kompetitif, serta tenor yang dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah," katanya dalam keterangan tertulis diterima ANTARA, Selasa.

Menurut Marzuki, Bank Sumsel Babel terus memperkuat layanan digital untuk memastikan proses pencarian informasi hingga pengajuan kredit berlangsung transparan dan efisien.

Nasabah kini dapat mengakses simulasi serta tabel angsuran KKB secara mandiri melalui aplikasi BSB Mobile.

Selain platform digital, calon debitur tetap dapat mengunjungi kantor cabang Bank Sumsel Babel terdekat atau menghubungi pusat informasi resmi untuk mendapatkan pendampingan langsung.

Marzuki menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembiayaan kendaraan, melainkan upaya bank daerah dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia berharap program tersebut memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat peran Bank Sumsel Babel sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Untuk mengajukan KKB, nasabah perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan seperti fotokopi KTP suami atau istri yang masih berlaku, Kartu Keluarga, serta surat atau akta nikah maupun cerai. Selain itu, calon debitur wajib melampirkan slip gaji dan riwayat pembayaran gaji (payroll) melalui Bank Sumsel Babel, fotokopi SK pengangkatan terakhir, serta sertifikat sertifikasi atau tunjangan kinerja.

Sebagai ketentuan akhir, nasabah harus menyertakan fotokopi rekening koran atau buku tabungan enam bulan terakhir dan memberikan persetujuan untuk pemotongan otomatis dari penghasilan bulanan