Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) memproduksi sebanyak 186.273, 38 ton hasil pertanian jagung yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional tahun 2025.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi di Palembang, Rabu, mengatakan pihaknya telah melakukan upaya signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya.

"Program ini diinisiasi oleh Polda Sumsel dengan tujuan meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor," ujarnya.

Polda Sumsel bekerja sama dengan petani, kelompok tani, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi jagung dan komoditas lainnya.

Polda Sumsel juga telah meresmikan tiga unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap melayani kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan menekan angka stunting.

Adapun penyerapan hasil panen terdistribusi kepada Bulog, pakan ternak, peternak mandiri, pengepul, dan pedagang lokal.

Ada pula pembeli dari luar daerah Sumsel, kemudian disalurkan dalam program makan bergizi gratis. Melalui 55 SPPG Polda Sumsel (11 SPPG sudah operasional dan 44 SPPG belum operasional.