OKU Timur, Sumsel (ANTARA) - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memeriksa kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah untuk memastikan daging yang akan dikonsumsi masyarakat sehat dan higienis.
"Menjelang Idul Adha kami menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual masyarakat," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Diskannak OKU Timur, Untung Sutoyo di Martapura, Senin.
Dia menjelaskan, hal itu dilakukan untuk memastikan setiap hewan kurban yang akan dikurbankan memenuhi standar kesehatan dan aman dikonsumsi.
Dalam pemeriksaan pihaknya menerjunkan tim yang disebar guna menyisir kandang peternakan dan lapak pedagang penjual hewan kurban seperti sapi dan domba.
Bahkan, Diskannak OKU Timur melibatkan dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan ternak sapi dan domba guna memastikan layak dan tidak terpapar wabah PMK.
Hewan kurban yang dinyatakan sehat biasanya menunjukkan ciri fisik seperti bobot tubuh yang sesuai, nafsu makan baik, mata yang jernih tanpa cairan, suhu tubuh stabil, serta feses yang normal.
Dalam pemeriksaan tersebut pihaknya akan mengkarantina hewan ternak yang memiliki tanda-tanda penyakit pada hewan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami tidak menemukan adanya hewan ternak yang mengalami gejala penyakit mulut dan kuku," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli hewan kurban dengan memastikan kesehatannya agar aman dikonsumsi saat lebaran nanti.
Kepala Diskannak OKU Timur, Yuniharyanto sebelumnya memastikan persediaan hewan kurban di daerah setempat mencukupi kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Yuni mengatakan bahwa ketersediaan hewan kurban di Kabupaten OKU Timur saat ini jumlahnya mencapai sebanyak 26.692 ekor.
Jumlah hewan yang sudah layak di kurban itu terdiri atas 11.383 ekor sapi, 13.211 ekor kambing, 2.024 ekor domba, dan 74 ekor kerbau.
Sementara, kebutuhan hewan kurban di OKU Timur untuk Idul Adha tahun ini diperkirakan hanya sekitar 4.770 ekor terdiri atas 1.420 ekor sapi, 2.930 ekor kambing, 395 ekor domba, dan 25 ekor kerbau.
"Bahkan, persediaan yang ada ini dapat membantu memenuhi kebutuhan hewan kurban bagi daerah lainnya di Sumsel," katanya.