Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Sektor Ciputat Timur menyebut masih mendalami terkait kematian satu keluarga di Tangerang Selatan (Tangsel) yang diduga akibat terjerat pinjaman online (pinjol).
"Terkait dengan motif, yang menyebabkan peristiwa tersebut kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Kemas M.S. Arifin saat dikonfirmasi di Tangerang Selatan, Selasa.
Kemas menambahkan di dalam penanganan ini ada beberapa barang bukti yang diamankan yaitu tali rafia dan tambang, pakaian korban, dan tiga ponsel.
Kemudian saat dikonfirmasi apakah kematian satu keluarga tersebut akibat jeratan pinjol, Kemas belum bisa memastikan.
"Belum bisa kami pastikan. Kami akan memakai investigasi berbasis keilmuan kriminal (scientific crime invetigation) untuk mengungkap kasus ini. Kami akan melibatkan juga ahli digital forensik dan kedokteran forensik," katanya.
"Secara kasat mata pada ketiga mayat tampak seperti ada luka di bagian leher, untuk jenis lukanya menunggu hasil pemeriksaan dokter, " katanya saat dikonfirmasi, Selasa.
Alvino juga menyebutkan terkait penyebab luka tersebut pihaknya masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.
Polisi masih menyelidiki kematian satu keluarga yang jasadnya ditemukan di Kampung Poncol No.102 RT.5/2 Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (15/12).
"Motif kematian ketiga korban masih dalam penyelidikan unit Reserse Kriminal Polsek Ciputat Timur dan Reserse Kriminal Polres Tangsel, " kata Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Kemas M.S. Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/12).
Kemas menjelaskan satu keluarga yang ditemukan tewas tersebut diketahui berinisial AF (laki laki, 31 th, suami), YL (perempuan, 28 th, istri) dan AH (laki laki, 3 th, anak).
Menurut Kemas, kronologis kejadian berdasarkan hasil cek tempat kejadian perkara (TKP) Polsek Ciputat Timur dan pemeriksaan saksi saksi diperoleh informasi awal.
Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Polisi Alvino Cahyadi menyebutkan adanya luka pada ketiga jasad tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi masih dalami kematian satu keluarga di Tangsel akibat pinjol
Polisi masih dalami kematian satu keluarga akibat pinjol
Selasa, 17 Desember 2024 14:41 WIB
Ilustrasi - Garis polisi dan tempat kejadian. ANTARA/ Diasty Surjanto
Pewarta : Ilham Kausar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan berencana di Serpong Utara akibat sakit hati
22 April 2026 9:34 WIB
Persik Kediri tekuk Persita Tangerang 1-0, Jon Toral jadi pahlawan di Brawijaya
19 April 2026 21:55 WIB
Persita Tangerang kalah tipis 1-0 dari Persebaya, Carlos Pena soroti penyelesaian akhir
05 April 2026 8:59 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Misi ulangi kemenangan, Persita Tangerang siap bungkam Persib Bandung malam ini
22 February 2026 16:41 WIB
Persita Tangerang fokus latihan penyelesaian akhir, manfaatkan masa jeda kompetisi
02 December 2025 20:00 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB