Sebuah stasiun tv di Jambi kebakaran
Minggu, 27 Oktober 2024 12:30 WIB
Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan api yang menghanguskan kantor stasiun televisi di Kota Jambi, Minggu (27/10/2024). ANTARA/HO-Damkartan Kota Jambi
Jambi (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkartan) Kota Jambi menurunkan tujuh armada untuk memadamkan api yang menghancurkan sebuah kantor stasiun televisi di daerah setempat.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi Mustari di Jambi, Sabtu, mengatakan, kejadian kebakaran terjadi pada Sabtu (26/10) pukul 23.58 WIB.
Api berhasil dipadamkan oleh personel pada Minggu dini hari, pukul 02.00 WIB.
"Sekitar dua jam operasi pemadaman api dilakukan personel, akhirnya api berhasil dipadamkan," katanya.
Damkartan mengerahkan 40 personel pemadaman yang terdiri atas pleton Mako, Posyankar Alam Barajo dan Posyankar Kota Baru.
Kejadian kebakaran stasiun televisi di Kelurahan Alam Barajo ini diduga karena konsleting listrik di salah satu ruangan studio.
Saat itu, seorang pegawai menyadari adanya gangguan kelistrikan yang menimbulkan bau terbakar, namun api dengan cepat menjalar dan menghanguskan kantor berlantai dua tersebut.
Setelah menerima laporan, personel Damkartan menuju lokasi dan sigap memadamkan api.
"Kami juga mengerahkan personel untuk mengupayakan agar api tidak menyambar ke gedung media massa di sebelahnya, " kata dia.
Mustari mengatakan diduga api cepat menyambar karena banyaknya peralatan listrik di ruangan tersebut sehingga menyebabkan api dengan cepat membesar.
Akibat kebakaran ini, belum diketahui kerugian yang dialami kantor stasiun televisi. Namun dipastikan tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian belum diketahui," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Stasiun TV Jambi Ekspres Televisi terbakar
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi Mustari di Jambi, Sabtu, mengatakan, kejadian kebakaran terjadi pada Sabtu (26/10) pukul 23.58 WIB.
Api berhasil dipadamkan oleh personel pada Minggu dini hari, pukul 02.00 WIB.
"Sekitar dua jam operasi pemadaman api dilakukan personel, akhirnya api berhasil dipadamkan," katanya.
Damkartan mengerahkan 40 personel pemadaman yang terdiri atas pleton Mako, Posyankar Alam Barajo dan Posyankar Kota Baru.
Kejadian kebakaran stasiun televisi di Kelurahan Alam Barajo ini diduga karena konsleting listrik di salah satu ruangan studio.
Saat itu, seorang pegawai menyadari adanya gangguan kelistrikan yang menimbulkan bau terbakar, namun api dengan cepat menjalar dan menghanguskan kantor berlantai dua tersebut.
Setelah menerima laporan, personel Damkartan menuju lokasi dan sigap memadamkan api.
"Kami juga mengerahkan personel untuk mengupayakan agar api tidak menyambar ke gedung media massa di sebelahnya, " kata dia.
Mustari mengatakan diduga api cepat menyambar karena banyaknya peralatan listrik di ruangan tersebut sehingga menyebabkan api dengan cepat membesar.
Akibat kebakaran ini, belum diketahui kerugian yang dialami kantor stasiun televisi. Namun dipastikan tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian belum diketahui," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Stasiun TV Jambi Ekspres Televisi terbakar
Pewarta : Tuyani
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB