Pemkab OKU Selatan salurkan bantuan sosial untuk korban kebakaran
Selasa, 1 Oktober 2024 21:51 WIB
BPBD OKU Selatan menyalurkan bantuan sosial untuk korban kebakaran di Desa Tanjung Jaya, Selasa. ANTARA/Edo Purmana
Muaradua (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan, menyalurkan bantuan sosial untuk korban kebakaran di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, guna meringankan beban usai dilanda bencana.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Selasa, mengatakan bahwa kebakaran yang diduga disebabkan arus pendek listrik pada Jumat (27/9) tersebut menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Tanjung Jaya hingga nyaris rata dengan tanah.
Akibat peristiwa tersebut sebanyak empat Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka dilalap si jago merah.
"Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa ini mencapai sekitar Rp500 juta," katanya.
Terkait hal itu, kata dia, Pemkab OKU Selatan bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sosial guna meringankan beban korban kebakaran di wilayah itu.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik bahan pangan, peralatan mandi, matras, kasur lipat dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang dilanda bencana alam, termasuk musibah kebakaran.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat setelah dilanda musibah kebakaran dan kembali bangkit untuk menata masa depan yang lebih baik.
"Semoga bantuan ini bermanfaat dan mudah-mudahan ada hikmah yang terbaik dibalik musibah bagi para korban," ujarnya.*
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Selasa, mengatakan bahwa kebakaran yang diduga disebabkan arus pendek listrik pada Jumat (27/9) tersebut menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Tanjung Jaya hingga nyaris rata dengan tanah.
Akibat peristiwa tersebut sebanyak empat Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka dilalap si jago merah.
"Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa ini mencapai sekitar Rp500 juta," katanya.
Terkait hal itu, kata dia, Pemkab OKU Selatan bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sosial guna meringankan beban korban kebakaran di wilayah itu.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik bahan pangan, peralatan mandi, matras, kasur lipat dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang dilanda bencana alam, termasuk musibah kebakaran.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat setelah dilanda musibah kebakaran dan kembali bangkit untuk menata masa depan yang lebih baik.
"Semoga bantuan ini bermanfaat dan mudah-mudahan ada hikmah yang terbaik dibalik musibah bagi para korban," ujarnya.*
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sering jadi sasaran "prank", Damkar Kota Semarang laporkan pelaku laporan palsu
25 April 2026 9:09 WIB
Polisi tangkap pelaku kebakaran sumur minyak ilegal di lahan Hindoli Musi Banyuasin
15 April 2026 10:45 WIB
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Sempat sakit, dua calon haji asal Lahat dan Palembang akhirnya terbang ke Tanah Suci
25 April 2026 17:20 WIB