Jakarta incar menyalip di "tikungan terakhir"
Kamis, 19 September 2024 16:26 WIB
Atlet DKI Jakarta Odekta Elvina Naibaho memacu kecepatan pada nomor lari marathon 42 kilometer putri PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Jalan Sultan Serdang, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (19/9/2024). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Kontingen PON XXI/2024 Jawa Barat terus menjaga perolehan medali, khususnya emas agar tak tersalip di tikungan terakhir oleh pesaing terdekatnya Jakarta untuk menjadi Juara Umum PON ketiga kalinya secara beruntun.
Berdasarkan tabulasi medali PON XXI/2024 Aceh Sumut, Kamis (19/9/2024) pukul 16.15 WIB, Jabar masih memimpin dengan 160 medali emas, 140 perak dan 140 perunggu.
Secara hitungan medali Jakarta berpeluang menyalip di tikungan akhir.
Jakarta mengumpulkan 153 emas, 127 perak dan 119 perunggu. Sementara Jatim dipastikan terlempar dari perebutan juara umum.
Kontingen Jabar tak akan lengah di penghujung perburuan medali. Jabar tak ingin mengulang cerita buruk tersalip di "tikungan terakhir' atau hari-hari terakhir PON seperti yang terjadi pada PON XXVIII/2012 di Riau.
Saat itu Jabar memimpin sejak awal, namun tersalip di hari terakhir dengan selisih medali emas sangat tipis. Jakarta sendiri berambisi menghentikan langkah Jabar meraih Juara Umum untuk keempat kalinya di PON 2024 ini.
Secara total medali, Jabar paling subur yakni mendulang 440 medali emas, perak dan perunggu. Jakarta 399 medali disusul Jatim 362 medali. Ini menjadi raihan medali terbanyak buat Jabar sepanjang sejarah keikutsertaannya di ajang PON.
Berdasarkan tabulasi medali PON XXI/2024 Aceh Sumut, Kamis (19/9/2024) pukul 16.15 WIB, Jabar masih memimpin dengan 160 medali emas, 140 perak dan 140 perunggu.
Secara hitungan medali Jakarta berpeluang menyalip di tikungan akhir.
Jakarta mengumpulkan 153 emas, 127 perak dan 119 perunggu. Sementara Jatim dipastikan terlempar dari perebutan juara umum.
Kontingen Jabar tak akan lengah di penghujung perburuan medali. Jabar tak ingin mengulang cerita buruk tersalip di "tikungan terakhir' atau hari-hari terakhir PON seperti yang terjadi pada PON XXVIII/2012 di Riau.
Saat itu Jabar memimpin sejak awal, namun tersalip di hari terakhir dengan selisih medali emas sangat tipis. Jakarta sendiri berambisi menghentikan langkah Jabar meraih Juara Umum untuk keempat kalinya di PON 2024 ini.
Secara total medali, Jabar paling subur yakni mendulang 440 medali emas, perak dan perunggu. Jakarta 399 medali disusul Jatim 362 medali. Ini menjadi raihan medali terbanyak buat Jabar sepanjang sejarah keikutsertaannya di ajang PON.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri PU Dody Hanggodo bersumpah tidak tahu menahu soal perkara APBN yang diusut Kejaksaan
11 April 2026 7:23 WIB
Bupati Lampung Tengah gunakan uang suap untuk lunasi utang bank Pilkada 2024
14 December 2025 8:22 WIB
Sekda Kota Padang Panjang sebut banjir bandang 2025 berbeda dengan kejadian 2024
30 November 2025 9:53 WIB
Bank Sumsel Babel raih juara 1 Paritrana Award 2024 tingkat Provinsi Sumsel
29 August 2025 13:14 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Sumsel United bidik tiga poin saat jamu FC Bekasi City di Stadion Jakabaring
11 April 2026 19:21 WIB
Lolos ke Asian Games 2026, timnas hoki putra Indonesia mulai matangkan persiapan
11 April 2026 7:12 WIB