Pusri dukung pertanian berkelanjutan melalui Kartini Tani
Kamis, 19 September 2024 13:04 WIB
Ketua Persatuan Istri Karyawan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PIKA PSP) Bonita Daconi, pada Program Lanjutan Kartini Tani Indonesia. (ANTARA/HO/Pusri)
Bandarlampung (ANTARA) - PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat di Indonesia, dengan memperkuat peran perempuan serta menciptakan sustainability agriculture melalui Program Lanjutan Kartini Tani Indonesia.
Kartini Tani Indonesia merupakan suatu komunitas yang diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama PIKA PI yang bertujuan untuk mendorong para petani perempuan, dapat mengambil peran menjadi pahlawan pangan dan membantu menambah ekonomi keluarga.
"Perempuan berperan penting dalam pertanian. Melalui Kartini Tani ini, kami mendorong pemberdayaan perempuan khususnya di bidang pertanian, agar perempuan khususnya di Metro ini dapat lebih mandiri dan berwawasan luas. Sehingga mampu menjadi penggerak kesejahteraan serta ketahanan pangan," kata Direktur Utama Pusri Daconi Khotob, dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis.
Lebih lanjut, ia mengatakan 100 orang anggota dari Kelompok Wanita Tani dan Kelompok Tani di Kota Metro telah mengikuti program ini, serta turut mendapatkan sosialisasi dan edukasi langsung ke petani terkait cara penggunaan produk, mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi, program makmur, produk nonsubsidi dan cara pengaplikasiannya ke tanaman.
Pusri juga menyerahkan bantuan pupuk non subsidi untuk Kartini Tani, yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman di Kota Metro. Karena Kota Metro sendiri, memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pertanian baik tanaman pangan dan hortikultura.
Menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2023, petani perempuan yang tercatat jumlahnya mencapai 4,2 juta orang atau 14,4 persen dari total petani di Indonesia.
"Kami yakin dengan adanya Kartini Tani dapat membantu meningkatkan produktivitas serta mendorong terbentuknya sistem pertanian berkelanjutan yang berbasis pemberdayaan masyarakat," jelas Daconi.
Ia menambahkan penguatan peran perempuan sebagai penggerak kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional, melalui Kartini Tani Indonesia dapat memperluas kesempatan perempuan berpartisipasi lebih aktif di bidang pertanian.
"Jika nantinya peran petani wanita dapat diberdayakan secara maksimal, pastinya akan memberikan dampak positif yang signifikan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional," tutup Daconi.
Kartini Tani Indonesia merupakan suatu komunitas yang diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama PIKA PI yang bertujuan untuk mendorong para petani perempuan, dapat mengambil peran menjadi pahlawan pangan dan membantu menambah ekonomi keluarga.
"Perempuan berperan penting dalam pertanian. Melalui Kartini Tani ini, kami mendorong pemberdayaan perempuan khususnya di bidang pertanian, agar perempuan khususnya di Metro ini dapat lebih mandiri dan berwawasan luas. Sehingga mampu menjadi penggerak kesejahteraan serta ketahanan pangan," kata Direktur Utama Pusri Daconi Khotob, dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis.
Lebih lanjut, ia mengatakan 100 orang anggota dari Kelompok Wanita Tani dan Kelompok Tani di Kota Metro telah mengikuti program ini, serta turut mendapatkan sosialisasi dan edukasi langsung ke petani terkait cara penggunaan produk, mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi, program makmur, produk nonsubsidi dan cara pengaplikasiannya ke tanaman.
Pusri juga menyerahkan bantuan pupuk non subsidi untuk Kartini Tani, yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman di Kota Metro. Karena Kota Metro sendiri, memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pertanian baik tanaman pangan dan hortikultura.
Menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2023, petani perempuan yang tercatat jumlahnya mencapai 4,2 juta orang atau 14,4 persen dari total petani di Indonesia.
"Kami yakin dengan adanya Kartini Tani dapat membantu meningkatkan produktivitas serta mendorong terbentuknya sistem pertanian berkelanjutan yang berbasis pemberdayaan masyarakat," jelas Daconi.
Ia menambahkan penguatan peran perempuan sebagai penggerak kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional, melalui Kartini Tani Indonesia dapat memperluas kesempatan perempuan berpartisipasi lebih aktif di bidang pertanian.
"Jika nantinya peran petani wanita dapat diberdayakan secara maksimal, pastinya akan memberikan dampak positif yang signifikan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional," tutup Daconi.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB
Perkuat sinergi dengan petani, Pusri hadiri temu kader dan pelantikan HKTI se-Jambi
22 April 2026 11:55 WIB
Teras Janantara jadi destinasi kuliner baru di Palembang, hadirkan produk UMK binaan Pusri
20 April 2026 18:16 WIB
Pusri kembali gelar pengobatan gratis bagi masyarakat "Kampung Sehati" di Palembang
19 April 2026 12:39 WIB
Dorong produktivitas pertanian, Pusri edukasi petani terkait pemupukan berimbang
15 April 2026 21:36 WIB
Melalui Bakti Sosial Klinik Sehati Batch 1 2026, Pusri hadirkan layanan kesehatan gratis
02 April 2026 17:34 WIB
PT Pusri berangkatkan peserta mudik gratis melalui program Mudik Aman dan Berbagi Harapan
19 March 2026 20:30 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB