Bupati OKU jadikan BPS jadi mitra diskusi bagi OPD
Senin, 26 Agustus 2024 20:15 WIB
Penjabat Bupati OKU Iqbal Alisyahbana (kiri) menerima audensi BPS OKU, Senin. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Penjabat Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan Iqbal Alisyahbana meminta jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi mitra diskusi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajarannya dalam merumuskan program-program untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kantor BPS OKU diharapkan dapat menjadi mitra diskusi bagi seluruh OPD untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," kata Penjabat Bupati OKU Iqbal Alisyahbana saat menerima audensi jajaran BPS OKU di Baturaja, Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPS atas pendataan dan analisa terhadap indikator-indikator yang berhubungan dengan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten OKU.
Ia juga berharap BPS memberikan saran dan rekomendasi tentang program-program pembangunan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di wilayah setempat.
Sementara, Kepala BPS OKU Mukti Riadi dalam laporannya menyampaikan bahwa sejauh ini pertumbuhan ekonomi di wilayah itu pada tahun 2023 tumbuh sebesar 5,11 persen melebihi target nasional yaitu hanya 5,05 persen.
Menurutnya, presentase penduduk miskin di Kabupaten OKU pada 2024 sebesar 10,68 persen atau turun 0,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Begitupun Indeks Pembangunan Manusia di OKU tahun 2023 sebesar 73,17 persen atau naik 0,76 poin dibandingkan 2022," katanya.
Selain indikator-indikator makro tersebut, kata dia, BPS Kabupaten OKU juga mendulang prestasi pada dimensi peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dengan capaian Indeks Pembangunan Statistik sebesar 2,40 persen.
"Pada tahun ini ada dua kegiatan besar yang kami jalankan dan memerlukan dukungan dari kepala daerah yaitu mewujudkan BPS OKU menuju WBK dan rilis Program Si Bangga OKU," ujarnya.
"Kantor BPS OKU diharapkan dapat menjadi mitra diskusi bagi seluruh OPD untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," kata Penjabat Bupati OKU Iqbal Alisyahbana saat menerima audensi jajaran BPS OKU di Baturaja, Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPS atas pendataan dan analisa terhadap indikator-indikator yang berhubungan dengan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten OKU.
Ia juga berharap BPS memberikan saran dan rekomendasi tentang program-program pembangunan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di wilayah setempat.
Sementara, Kepala BPS OKU Mukti Riadi dalam laporannya menyampaikan bahwa sejauh ini pertumbuhan ekonomi di wilayah itu pada tahun 2023 tumbuh sebesar 5,11 persen melebihi target nasional yaitu hanya 5,05 persen.
Menurutnya, presentase penduduk miskin di Kabupaten OKU pada 2024 sebesar 10,68 persen atau turun 0,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Begitupun Indeks Pembangunan Manusia di OKU tahun 2023 sebesar 73,17 persen atau naik 0,76 poin dibandingkan 2022," katanya.
Selain indikator-indikator makro tersebut, kata dia, BPS Kabupaten OKU juga mendulang prestasi pada dimensi peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dengan capaian Indeks Pembangunan Statistik sebesar 2,40 persen.
"Pada tahun ini ada dua kegiatan besar yang kami jalankan dan memerlukan dukungan dari kepala daerah yaitu mewujudkan BPS OKU menuju WBK dan rilis Program Si Bangga OKU," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG melemah Jumat ini, efek konflik Iran-AS dan lonjakan harga minyak dunia
06 March 2026 11:06 WIB
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
Industrialisasi dan rumah murah jadi jurus Presiden Prabowo atasi pengangguran
08 February 2026 9:51 WIB
Ekonomi Sumsel diprediksi tetap tangguh meski ada efisiensi anggaran, ini penjelasan pakar
06 February 2026 22:29 WIB
Bank Sumsel Babel gratiskan biaya transfer sesama rekening lewat BSB Mobile
05 February 2026 21:04 WIB
Dukung ekonomi daerah, Bank Sumsel Babel ajak pelaku usaha gunakan Tabungan Pesirah
01 February 2026 9:31 WIB