Disdik OKU wujudkan masa transisi PAUD ke SD menyenangkan
Minggu, 14 Juli 2024 19:15 WIB
Kepala Disdik OKU Topan Indra Fauzi (kiri). (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan mewujudkan masa transisi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya yang menyenangkan.
"Sekolah di OKU harus menciptakan masa transisi PAUD ke SD yang menyenangkan," kata Kepala Disdik OKU Topan Indra Fauzi di Baturaja, Ahad.
Dia mengatakan bahwa gerakan ini sebagai upaya dalam menjaga keselarasan pendidikan anak dari PAUD ke SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) sehingga proses peralihan dapat berjalan lancar dan baik.
"Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan Program Merdeka Belajar dari pemerintah pusat," katanya.
Menurutnya, usia dini merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang peserta didik dan membangun pondasi pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang dibutuhkan sebagai bekal kehidupan.
Gerakan itu bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak usia dini yang tidak berkesempatan mengikuti PAUD memiliki hak yang sama untuk dibina dan mendapatkan kemampuan dasar keterampilan dan kematangan yang holistik.
"Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan cerminan dari semangat utama Merdeka Belajar yang dijunjung bersama, yaitu gotong royong dalam mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik," jelasnya.
Oleh sebab itu, Topan mengimbau seluruh tenaga pendidik di wilayahnya untuk membuat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan transisi PAUD ke SD menyenangkan agar anak-anak bahagia dan semangat ke sekolah.
"Jadi kita ajarkan mereka untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan berkenalan dengan teman-teman baru serta para guru. Walaupun sifatnya mendidik tapi ada nilai bermainnya," ujarnya.
"Sekolah di OKU harus menciptakan masa transisi PAUD ke SD yang menyenangkan," kata Kepala Disdik OKU Topan Indra Fauzi di Baturaja, Ahad.
Dia mengatakan bahwa gerakan ini sebagai upaya dalam menjaga keselarasan pendidikan anak dari PAUD ke SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) sehingga proses peralihan dapat berjalan lancar dan baik.
"Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan Program Merdeka Belajar dari pemerintah pusat," katanya.
Menurutnya, usia dini merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang peserta didik dan membangun pondasi pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang dibutuhkan sebagai bekal kehidupan.
Gerakan itu bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak usia dini yang tidak berkesempatan mengikuti PAUD memiliki hak yang sama untuk dibina dan mendapatkan kemampuan dasar keterampilan dan kematangan yang holistik.
"Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan cerminan dari semangat utama Merdeka Belajar yang dijunjung bersama, yaitu gotong royong dalam mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik," jelasnya.
Oleh sebab itu, Topan mengimbau seluruh tenaga pendidik di wilayahnya untuk membuat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan transisi PAUD ke SD menyenangkan agar anak-anak bahagia dan semangat ke sekolah.
"Jadi kita ajarkan mereka untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan berkenalan dengan teman-teman baru serta para guru. Walaupun sifatnya mendidik tapi ada nilai bermainnya," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia stop impor solar mulai 1 Juli 2026, Mentan Amran: Siap transisi ke B50
19 April 2026 18:07 WIB
Pemkab Banyuasin bersama tim transisi gelar Rapat Sinkronisasi Program Pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2025-2030
14 February 2025 9:36 WIB, 2025
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
16 orang tewas akibat tabrakan maut bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara
06 May 2026 15:59 WIB