Petai dan jengkol ditanam dalam penghijauan HUT Bhayangkara di OKU
Rabu, 19 Juni 2024 11:42 WIB
Jajaran Polres OKU melakukan gerakan menanam bibit pohon di daerah rawan banjir, Rabu. (ANTARA/Edo Purmana/24)
Baturaja (ANTARA) - Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan menanam ratusan bibit pohon di wilayah Kecamatan Ulu Ogan yang dipetakan sebagai daerah rawan bencana banjir.
Kasi Humas Polres OKU IPTU Ibnu Holdon di Baturaja, Rabu mengatakan bahwa gerakan menanam pohon tersebut sebagai salah satu rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 tahun 2024.
Memperingati HUT Bhayangkara pihaknya melakukan gerakan penghijauan dengan menanam bibit pohon untuk mencegah bencana banjir yang sering terjadi di wilayah setempat.
"Ada sebanyak 830 batang bibit pohon yang kami tanam bersama masyarakat sekitar di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten OKU," katanya.
Adapun bibit yang ditanam meliputi jenis pohon nangka, durian, petai, ketapang, mahoni, jengkol dan pohon salam.
Dia menjelaskan, gerakan menanam pohon bertujuan untuk melestarikan lingkungan sekitar sekaligus memberikan banyak manfaat untuk kehidupan manusia.
Selain untuk pencegahan banjir, pohon juga sebagai paru-paru dunia karena dapat menyerap berbagai macam polusi dan menjadikan udara menjadi bersih dan sehat.
Ia berharap melalui gerakan menanam ratusan batang bibit pohon tersebut dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan mencegah bencana banjir yang sering terjadi di wilayah itu.
"Mudah-mudahan dengan penanaman bibit pohon ini dapat mencegah bencana banjir di Kabupaten OKU di kemudian hari," ujarnya.
Kasi Humas Polres OKU IPTU Ibnu Holdon di Baturaja, Rabu mengatakan bahwa gerakan menanam pohon tersebut sebagai salah satu rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 tahun 2024.
Memperingati HUT Bhayangkara pihaknya melakukan gerakan penghijauan dengan menanam bibit pohon untuk mencegah bencana banjir yang sering terjadi di wilayah setempat.
"Ada sebanyak 830 batang bibit pohon yang kami tanam bersama masyarakat sekitar di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten OKU," katanya.
Adapun bibit yang ditanam meliputi jenis pohon nangka, durian, petai, ketapang, mahoni, jengkol dan pohon salam.
Dia menjelaskan, gerakan menanam pohon bertujuan untuk melestarikan lingkungan sekitar sekaligus memberikan banyak manfaat untuk kehidupan manusia.
Selain untuk pencegahan banjir, pohon juga sebagai paru-paru dunia karena dapat menyerap berbagai macam polusi dan menjadikan udara menjadi bersih dan sehat.
Ia berharap melalui gerakan menanam ratusan batang bibit pohon tersebut dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan mencegah bencana banjir yang sering terjadi di wilayah itu.
"Mudah-mudahan dengan penanaman bibit pohon ini dapat mencegah bencana banjir di Kabupaten OKU di kemudian hari," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pohon tumbang di Jalinsum OKU dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal
23 February 2026 17:22 WIB
Rayakan HUT ke-11, PT SBS komitmen wujudkan generasi sehat dan gelar penanaman pohon
03 February 2026 19:51 WIB
BPBD OKU evakuasi pohon tumbang di jalan penghubung Kecamatan Pengandonan dan Ulu Ogan
30 November 2025 9:50 WIB
Pusri terima penghargaan pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025
27 November 2025 16:49 WIB
Sebanyak 300 pohon tabebuya ditanam di OKU Sumsel, jaga keseimbangan lingkungan
12 October 2025 6:42 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Perkuat sinergi komunitas, KLH gelar "Ruang Cerita Ramadhan" bersama para pemangku kepentingan
13 March 2026 19:25 WIB
Amankan 125 juta hektare kawasan hutan nasional, kuota polisi hutan ditambah 70 ribu personel
20 February 2026 4:39 WIB