Pertamina tambah 400 ribu tabung LPG "Si Melon" di Sumsel
Kamis, 13 Juni 2024 21:59 WIB
Petugas sedang menurunkan gas LPG tiga kilogram di salah satu pangkalan gas. (ANTARA/HO/Pertamina)
Palembang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga menambah sebanyak 400 ribu tabung LPG subsidi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Sebagai antisipasi potensi bertambahnya kebutuhan di masyarakat jelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina melakukan penambahan fakultatif pada bulan Juni 2024 kurang lebih sekitar 400.000 tabung di Provinsi Sumsel,” kata Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan di Palembang, Kamis.
Ia memastikan stok dan penyaluran LPG 3 kg melalui agen dan pangkalan tetap berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumsel.
"Pertamina terus melakukan pemantauan penyaluran LPG untuk memastikan ketersediaan pasokan serta penyaluran LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.
Dalam mewujudkan pendistribusian yang tepat sasaran, pembelian LPG 3 Kg hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang terdata. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan subsidi LPG 3 Kg tepat sasaran dan hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak menerima.
Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg perlu dilakukan secara tepat sasaran mengingat LPG tabung 3 Kg ini merupakan barang penting sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015. Selain itu LPG tabung 3 Kg juga memiliki sasaran pengguna tertentu, yakni rumah tangga untuk memasak, usaha mikro untuk memasak, nelayan sasaran, dan petani sasaran.
"Masyarakat diharapkan untuk dapat segera melakukan pendaftaran dan pencocokan data NIK Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK) ke pangkalan LPG terdekat untuk bisa mengakses LPG bersubsidi di Pangkalan resmi yang terjamin harga dan kualitasnya," kata Nikho.
“Sebagai antisipasi potensi bertambahnya kebutuhan di masyarakat jelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina melakukan penambahan fakultatif pada bulan Juni 2024 kurang lebih sekitar 400.000 tabung di Provinsi Sumsel,” kata Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan di Palembang, Kamis.
Ia memastikan stok dan penyaluran LPG 3 kg melalui agen dan pangkalan tetap berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumsel.
"Pertamina terus melakukan pemantauan penyaluran LPG untuk memastikan ketersediaan pasokan serta penyaluran LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.
Dalam mewujudkan pendistribusian yang tepat sasaran, pembelian LPG 3 Kg hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang terdata. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan subsidi LPG 3 Kg tepat sasaran dan hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak menerima.
Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg perlu dilakukan secara tepat sasaran mengingat LPG tabung 3 Kg ini merupakan barang penting sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015. Selain itu LPG tabung 3 Kg juga memiliki sasaran pengguna tertentu, yakni rumah tangga untuk memasak, usaha mikro untuk memasak, nelayan sasaran, dan petani sasaran.
"Masyarakat diharapkan untuk dapat segera melakukan pendaftaran dan pencocokan data NIK Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK) ke pangkalan LPG terdekat untuk bisa mengakses LPG bersubsidi di Pangkalan resmi yang terjamin harga dan kualitasnya," kata Nikho.
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB