BPBD Muratara gencarkan pencarian korban perahu karam dan terbawa arus
Minggu, 21 April 2024 14:55 WIB
BPBD saat menggencarkan pencarian korban perahu karam di Muratara, Sumsel, Minggu (21/4/2024). ANTARA/HO- BPBD.
Palembang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan menggencarkan pencarian seorang warga yang tenggelam akibat perahu karam dan terbawa arus sungai.
"Kami masih mencari korban oleh TRC sampe sekarang sejak korban tenggelam pada Sabtu kemarin sekitar pukul 14:00 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Musi Rawas Utara Ahmad Yulian saat dikonfirmasi di Musi Rawas Utara, Minggu.
Ia menjelaskan, korban ialah Asia 64 tahun, warga Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, saat pulang dari kebun menggunakan perahu dan di pertengahan perjalanan perahu yang digunakan korban karam hingga menyebabkan korban terseret arus dan sampai saat ini belum ditemukan.
"Perahu yang digunakan korban karam sehingga korban terseret arus dan kami belum berhasil menemukan korban hingga saat ini," katanya.
Pihaknya juga terus melakukan pendalaman informasi dan menelusuri lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban peristiwa tersebut.
Ia berharap korban cepat ditemukan, dan meminta doa kepada semua warga atas peristiwa tersebut, juga mengimbau semua warga agar lebih berhati-hati serta waspada ketika berada di wilayah perairan karena saat ini arus air cukup deras.
"Kami mengimbau warga untuk terus waspada ketika melintasi perairan sungai karena arus yang cukup deras dan hujan deras kadang turun," katanya.
"Kami masih mencari korban oleh TRC sampe sekarang sejak korban tenggelam pada Sabtu kemarin sekitar pukul 14:00 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Musi Rawas Utara Ahmad Yulian saat dikonfirmasi di Musi Rawas Utara, Minggu.
Ia menjelaskan, korban ialah Asia 64 tahun, warga Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, saat pulang dari kebun menggunakan perahu dan di pertengahan perjalanan perahu yang digunakan korban karam hingga menyebabkan korban terseret arus dan sampai saat ini belum ditemukan.
"Perahu yang digunakan korban karam sehingga korban terseret arus dan kami belum berhasil menemukan korban hingga saat ini," katanya.
Pihaknya juga terus melakukan pendalaman informasi dan menelusuri lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban peristiwa tersebut.
Ia berharap korban cepat ditemukan, dan meminta doa kepada semua warga atas peristiwa tersebut, juga mengimbau semua warga agar lebih berhati-hati serta waspada ketika berada di wilayah perairan karena saat ini arus air cukup deras.
"Kami mengimbau warga untuk terus waspada ketika melintasi perairan sungai karena arus yang cukup deras dan hujan deras kadang turun," katanya.
Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Riau tangkap anggota polisi Polres Muratara diduga seludupkan sabu 30 kg
18 September 2024 17:19 WIB, 2024
Tindaklanjuti arahan Presiden, PLN perkuat keandalan listrik di Muratara Sumsel
02 June 2024 22:18 WIB, 2024
Kamis (30/5), Presiden akan bagikan bantuan modal kerja di Muratara dan cek gudang Bulog di Lubuklinggau
30 May 2024 8:35 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB