Bulog Sumsel-Babel siap hadirkan kembali beras kemasan renceng
Kamis, 29 Februari 2024 16:32 WIB
Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) siap menghadirkan kembali penjualan beras kantong ukuran 250 gram atau yang biasa disebut kemasan renceng. (ANTARA/Adetia Purwaningsih)
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) siap menghadirkan kembali penjualan beras kantong ukuran 250 gram atau yang biasa disebut kemasan renceng.
"Sebenarnya kita sudah lakukan itu untuk kemasan renceng, tapi memang belum masif. Kalau memang nanti Bulog harus membuat beras kemasan seperti itu lagi tentu Bulog siap," kata Kepala Perum Bulog Sumsel-Babel Mohammad Alexander di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan jika itu sebenarnya lebih ditujukan bagi kaum milenial yang hobi traveling agar meringankan logistik yang dibawa.
"Tujuannya untuk mempermudah anak kos ataupun anak-anak milenial yang hobi traveling, dari pada mereka bawa beras 5 kilogram kan berat. Belum lagi ditambah peralatan lainnya yang mereka bawa saat traveling," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Bulog juga memiliki mesin sendiri untuk mengemas beras itu.
"Kalau memang nanti sudah ada keputusan bahwa Bulog harus merilis beras-beras renceng ukuran 250 gram itu kami sudah siap," ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya beras kemasan renceng itu dapat memberikan kemudahan dan alternatif bagi konsumen. Saat ini baru Bulog yang memiliki beras kemasan renceng.
"Itu juga dijual ke warung-warung di pelosok pedesaan, animo masyarakat cukup tinggi dan itu juga cukup laku. Mungkin untuk promosi hanya perlu digencarkan lagi bahwa Bulog punya beras kemasan renceng," ucap dia.
"Sebenarnya kita sudah lakukan itu untuk kemasan renceng, tapi memang belum masif. Kalau memang nanti Bulog harus membuat beras kemasan seperti itu lagi tentu Bulog siap," kata Kepala Perum Bulog Sumsel-Babel Mohammad Alexander di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan jika itu sebenarnya lebih ditujukan bagi kaum milenial yang hobi traveling agar meringankan logistik yang dibawa.
"Tujuannya untuk mempermudah anak kos ataupun anak-anak milenial yang hobi traveling, dari pada mereka bawa beras 5 kilogram kan berat. Belum lagi ditambah peralatan lainnya yang mereka bawa saat traveling," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Bulog juga memiliki mesin sendiri untuk mengemas beras itu.
"Kalau memang nanti sudah ada keputusan bahwa Bulog harus merilis beras-beras renceng ukuran 250 gram itu kami sudah siap," ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya beras kemasan renceng itu dapat memberikan kemudahan dan alternatif bagi konsumen. Saat ini baru Bulog yang memiliki beras kemasan renceng.
"Itu juga dijual ke warung-warung di pelosok pedesaan, animo masyarakat cukup tinggi dan itu juga cukup laku. Mungkin untuk promosi hanya perlu digencarkan lagi bahwa Bulog punya beras kemasan renceng," ucap dia.
Pewarta : Adetia Purwaningsih
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabupaten Banyuasin jadi penghasil beras nomor satu nasional, produksi satu juta ton
10 January 2026 14:53 WIB
Sumsel gandeng Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia tingkatkan produksi beras
15 December 2025 19:56 WIB
Sebanyak 86 ribu lebih warga OKU Raya terima bantuan pangan beras dan minyak goreng
04 December 2025 20:21 WIB
Pemkot Palembang salurkan 970 kg beras bantu korban banjir bandang Sumatera
03 December 2025 21:21 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB