PT Pusri gelar program gebyar diskon pupuk non subsidi
Sabtu, 20 Januari 2024 23:16 WIB
PT Pusri Palembang sebagai salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar gebyar diskon pupuk non subsidi Tahun 2024 di berbagai kabupaten dan kota sebagai salah upaya percepatan musim tanam. (ANTARA/HO/Pusri)
Palembang (ANTARA) - PT Pusri Palembang sebagai salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar gebyar diskon pupuk non subsidi Tahun 2024 di berbagai kabupaten dan kota sebagai salah upaya percepatan musim tanam.
Direktur Utama Pusri Daconi Khotob dalam keterangan tertulis di Palembang, Sabtu, mengatakan setiap tahun pemerintah melalui program subsidi pupuk mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 triliun untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. Pada Tahun 2024, pemerintah berencana akan menambah alokasi pupuk bersubsidi sebesar Rp14 triliun agar jumlah petani yang mendapatkan pupuk bersubsidi semakin banyak.
“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti. Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan bekerjasama dengan pemerintah dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” katanya.
Ia menjelaskan melalui Gebyar Diskon Pupuk, petani akan mendapatkan potongan harga sampai dengan 40 persen untuk paket pupuk non subsidi yaitu pupuk non subsidi urea nitrea seberat 25 kilogram dan pupuk NPK phonska plus seberat 25 kilogram.
“Petani dapat membeli paket pupuk tersebut dengan harga Rp270 ribu dari harga normal yaitu senilai Rp450 ribu,” jelas Daconi.
Sementara itu, Direktur Keuangan & Umum Pusri Saifullah Lasindrang menambahkan terkait pupuk bersubsidi, pemerintah juga telah memberi kemudahan bagi petani dalam melakukan penebusan pupuk bersubsidi.
“Selain menggunakan kartu tani, saat ini penebusan pupuk bersubsidi juga dapat dilakukan dengan menggunakan KTP. Diharapkan mekanisme yang ditetapkan pemerintah saat ini, dapat mendorong petani untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi,” jelasnya
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu komitmen Pusri dalam mendukung pertanian yang merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi bagi Indonesia. Serta keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.
“Diharapkan dengan stok yang tersedia di semua gudang pupuk, serta Program Gebyar Diskon Pupuk Non Subsidi ini dapat memperlancar dan mengoptimalkan hasil panen serta pelaksanaan musim tanam,” kata Saifullah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pusri gelar program gebyar diskon pupuk non subsidi
Direktur Utama Pusri Daconi Khotob dalam keterangan tertulis di Palembang, Sabtu, mengatakan setiap tahun pemerintah melalui program subsidi pupuk mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 triliun untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. Pada Tahun 2024, pemerintah berencana akan menambah alokasi pupuk bersubsidi sebesar Rp14 triliun agar jumlah petani yang mendapatkan pupuk bersubsidi semakin banyak.
“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti. Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan bekerjasama dengan pemerintah dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” katanya.
Ia menjelaskan melalui Gebyar Diskon Pupuk, petani akan mendapatkan potongan harga sampai dengan 40 persen untuk paket pupuk non subsidi yaitu pupuk non subsidi urea nitrea seberat 25 kilogram dan pupuk NPK phonska plus seberat 25 kilogram.
“Petani dapat membeli paket pupuk tersebut dengan harga Rp270 ribu dari harga normal yaitu senilai Rp450 ribu,” jelas Daconi.
Sementara itu, Direktur Keuangan & Umum Pusri Saifullah Lasindrang menambahkan terkait pupuk bersubsidi, pemerintah juga telah memberi kemudahan bagi petani dalam melakukan penebusan pupuk bersubsidi.
“Selain menggunakan kartu tani, saat ini penebusan pupuk bersubsidi juga dapat dilakukan dengan menggunakan KTP. Diharapkan mekanisme yang ditetapkan pemerintah saat ini, dapat mendorong petani untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi,” jelasnya
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu komitmen Pusri dalam mendukung pertanian yang merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi bagi Indonesia. Serta keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.
“Diharapkan dengan stok yang tersedia di semua gudang pupuk, serta Program Gebyar Diskon Pupuk Non Subsidi ini dapat memperlancar dan mengoptimalkan hasil panen serta pelaksanaan musim tanam,” kata Saifullah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pusri gelar program gebyar diskon pupuk non subsidi
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Realisasi penyaluran pupuk subsidi di Sumsel capai 82 persen per Desember 2025
30 December 2025 11:06 WIB
Perkuat keandalan operasional, Pusri tandatangani MoU dengan PLN UID S2JB
29 November 2025 19:36 WIB
Pusri dorong pesantren berdikari melalui pembangunan dapur bersih terintegrasi
30 October 2025 13:28 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB