Tsitsipas temukan performa terbaiknya di pembuka Australian Open
Senin, 15 Januari 2024 16:33 WIB
ilustrasi - Bola resmi turnamen tenis dengan bayang-bayang seorang pemain tenis diatas tanah. ANTARA/Shutterstock/pri.
Jakarta (ANTARA) - Stefanos Tsitsipas menghadapi tekanan saat bertemu dengan Zizou Bergs, Senin, sebelum bangkit untuk memenangi pertandingan babak pertamanya di Australian Open 5-7, 6-1, 6-1, 6-3.
Unggulan ketujuh, yang menjadi runner-up tahun lalu di Melbourne, itu sedianya akan menghadapi finalis Wimbledon 2021 Matteo Berrettini, namun petenis Italia itu mundur karena cedera menjelang pertandingan.
Jika Tsitsipas mengharapkan perjalanan yang mudah melawan petenis Belgia peringkat 129 itu, dia salah besar. Dia mengalami frustrasi karena servis break pada gim ke-11 hingga kalah pada set pembuka.
Namun, petenis berusia 25 tahun itu kemudian menemukan performanya dan hanya kehilangan lima gim lagi di sisa pertandingan di Rod Laver Arena yang terik.
"Segala sesuatunya tidak seperti yang diharapkan. Saya sudah memperkirakan Matteo. Hal-hal seperti ini cukup berbahaya ketika Anda bersiap selama berhari-hari berturut-turut untuk menghadapi tipe lawan tertentu," ujar Tsitsipas, seperti disiarkan AFP, Senin.
Namun, Tsitsipas senang dengan level yang dia capai dan merasa mengeluarkan seluruh kemampuannya di tiga set terakhir.
"Saya senang keadaan berbalik. Saya senang saya menunjukkan pertarungan dan semangat yang biasa saya tunjukkan di lapangan, jadi ini terasa luar biasa," ujar Tsitsipas.
Tsitsipas memimpin 2-0 di set kedua, menangkis total tiga break point saat Bergs berjuang keras dalam satu set yang berlangsung selama 49 menit.
Dia melanjutkan momentumnya pada set ketiga untuk mendominasi pertandingan.
Laju petenis asal Yunani, yang pernah dua kali menjadi finalis Grand Slam, itu terhambat pada set keempat saat ia memberikan lawannya sedikit peluang. Namun, ia berhasil mengemas pertandingan dengan kemenangan dalam waktu kurang dari tiga jam.
Unggulan ketujuh, yang menjadi runner-up tahun lalu di Melbourne, itu sedianya akan menghadapi finalis Wimbledon 2021 Matteo Berrettini, namun petenis Italia itu mundur karena cedera menjelang pertandingan.
Jika Tsitsipas mengharapkan perjalanan yang mudah melawan petenis Belgia peringkat 129 itu, dia salah besar. Dia mengalami frustrasi karena servis break pada gim ke-11 hingga kalah pada set pembuka.
Namun, petenis berusia 25 tahun itu kemudian menemukan performanya dan hanya kehilangan lima gim lagi di sisa pertandingan di Rod Laver Arena yang terik.
"Segala sesuatunya tidak seperti yang diharapkan. Saya sudah memperkirakan Matteo. Hal-hal seperti ini cukup berbahaya ketika Anda bersiap selama berhari-hari berturut-turut untuk menghadapi tipe lawan tertentu," ujar Tsitsipas, seperti disiarkan AFP, Senin.
Namun, Tsitsipas senang dengan level yang dia capai dan merasa mengeluarkan seluruh kemampuannya di tiga set terakhir.
"Saya senang keadaan berbalik. Saya senang saya menunjukkan pertarungan dan semangat yang biasa saya tunjukkan di lapangan, jadi ini terasa luar biasa," ujar Tsitsipas.
Tsitsipas memimpin 2-0 di set kedua, menangkis total tiga break point saat Bergs berjuang keras dalam satu set yang berlangsung selama 49 menit.
Dia melanjutkan momentumnya pada set ketiga untuk mendominasi pertandingan.
Laju petenis asal Yunani, yang pernah dua kali menjadi finalis Grand Slam, itu terhambat pada set keempat saat ia memberikan lawannya sedikit peluang. Namun, ia berhasil mengemas pertandingan dengan kemenangan dalam waktu kurang dari tiga jam.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Djokovic-Tsitsipas perpanjang daftar persaingan bpada final Dubai Open
29 February 2020 8:57 WIB, 2020
Thiem singkirkan Zverev untuk tantang Tsitsipas pada final ATP Finals
17 November 2019 9:40 WIB, 2019
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Lolos semifinal Swiss Open 2026, Anthony Ginting sebut keluarga jadi motivasinya bangkit usai cedera
15 jam lalu
Meski unggul agregat, Luis Enrique tegaskan PSG tak akan bermain aman di markas Chelsea
13 March 2026 8:59 WIB
Hujan gol di Metropolitano, Atletico Madrid cukur Tottenham 5-2 di Liga Champions
11 March 2026 8:45 WIB