Perampok minimarket Pekanbaru bersenjata mainan di tangkap polisi
Selasa, 11 Oktober 2022 21:36 WIB
Polresta Pekanbaru bekuk perampok mini market. ANTARA FOTO/Ho-Polda Riau
Pekanbaru (ANTARA) - Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau pada Selasa dini hari membekuk MF dan IS, dua perampok di dua minimarket di Pekanbaru yang ternyata menggunakan pistol mainan pada Senin (10/10) kemarin.
"Bukan senjata api, tetapi mancis yang berbentuk pistol," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Asep Darmawan di Pekanbaru, Selasa.
Dikatakan Asep, kedua pelaku ini diringkus di tempat persembunyiannya, salah satunya di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Aparat kepolisian terpaksa memberikan tembakan di kaki salah satu pelaku lantaran sempat melakukan perlawanan saat akan dibekuk.
"Satu pelaku kita beri tembakan terukur karena mencoba melawan saat ditangkap. Kini kasus masih dalam pengembangan," pungkasnya.
Aksi ini bukanlah kali pertama pelaku melakukan aksi serupa. Kedua pelaku tercatat memiliki catatan kriminal perampokan.
Sebelumnya diketahui adanya perampokan dengan menggunakan senjata api terjadi di Alfamart Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani dan Indomaret di Jalan Soekarno Hatta, Senin (10/10) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan saat dikonfirmasi menjelaskan dua orang laki-laki tak dikenal memasuki ritel tersebut sambil menodongkan senjata api ke pekerja dan menyuruh diam.
Sedangkan pelaku lainnya menuju meja kasir dan menggasak uang dari tempat penyimpanan uang. Pelaku kemudian membawa pekerja ke belakang toko dekat dan memerintahkan tiarap di bawah tangga.
Selain menggasak handphone pekerja, pelaku juga mengambil rokok yang ada di etalase toko sebelum kabur melarikan diri. Diperkirakan ritel modern tersebut mengalami kerugian sekitar Rp8 juta.
"Bukan senjata api, tetapi mancis yang berbentuk pistol," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Asep Darmawan di Pekanbaru, Selasa.
Dikatakan Asep, kedua pelaku ini diringkus di tempat persembunyiannya, salah satunya di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Aparat kepolisian terpaksa memberikan tembakan di kaki salah satu pelaku lantaran sempat melakukan perlawanan saat akan dibekuk.
"Satu pelaku kita beri tembakan terukur karena mencoba melawan saat ditangkap. Kini kasus masih dalam pengembangan," pungkasnya.
Aksi ini bukanlah kali pertama pelaku melakukan aksi serupa. Kedua pelaku tercatat memiliki catatan kriminal perampokan.
Sebelumnya diketahui adanya perampokan dengan menggunakan senjata api terjadi di Alfamart Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani dan Indomaret di Jalan Soekarno Hatta, Senin (10/10) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan saat dikonfirmasi menjelaskan dua orang laki-laki tak dikenal memasuki ritel tersebut sambil menodongkan senjata api ke pekerja dan menyuruh diam.
Sedangkan pelaku lainnya menuju meja kasir dan menggasak uang dari tempat penyimpanan uang. Pelaku kemudian membawa pekerja ke belakang toko dekat dan memerintahkan tiarap di bawah tangga.
Selain menggasak handphone pekerja, pelaku juga mengambil rokok yang ada di etalase toko sebelum kabur melarikan diri. Diperkirakan ritel modern tersebut mengalami kerugian sekitar Rp8 juta.
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Annisa F
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Riau sita 41 ton solar subsidi dan amankan 39 tersangka penyelewengan BBM subsidi
23 April 2026 6:48 WIB
Kanwil Ditjenpas Riau musnahkan 84 telepon genggam hasil razia di Lapas Narkotika Rumbai
22 April 2026 9:30 WIB
"Kilang kayu" di Pekanbaru terbakar, Puslabfor Polda Riau turunkan tim
04 January 2025 10:16 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kasus penganiayaan balita di Banda Aceh: Tiga pengasuh Daycare jadi tersangka
30 April 2026 7:28 WIB