Kabupaten OKU kejar target basis data tunggal KUMKM
Sabtu, 24 September 2022 15:06 WIB
Pemkab OKU menggelar rapat koordinasi evaluasi percepatan pencapaian target nasional basis data tunggal KUMKM Tahun 2022 di Baturaja, Sabtu. (ANTARA/Edo Purmana/22)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengejar target percepatan pencapaian basis data tunggal koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (KUMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan stabilitas nasional.
"Penyusunan data tunggal KUMKM ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU," kata Sekretaris Daerah Pemkab OKU, Ahmad Tarmizi saat membuka rapat evaluasi percepatan pencapaian target nasional basis data tunggal KUMKM Tahun 2022 di Baturaja, Sabtu.
Dia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo yang mengharuskan setiap daerah memiliki basis data tunggal KUMKM.
Untuk Kabupaten OKU sendiri, kata dia, 42.000 pelaku UMKM akan didata ulang agar usaha yang dikembangkan dapat lebih terarah dan berkelanjutan.
"Pendataan lengkap KUMKM di Kabupaten OKU ditargetkan dapat rampung sebelum akhir Oktober 2022," tegasnya.
Sekda berharap seluruh stakeholder baik perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, lurah, dan para pelaku UMKM di Kabupaten OKU berperan aktif dan berkontribusi untuk keberhasilan pendataan dengan memberikan data yang benar demi terciptanya program koperasi dan UMKM yang tepat, terukur, dan akuntabel.
"Melalui pendataan lengkap KUMKM ini diharapkan dapat memberikan masukan dan mencari solusi bersama untuk kendala dan permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha di Kabupaten OKU," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Amiruddin menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam upaya percepatan pencapaian target nasional basis data tunggal KUMKM Tahun 2022.
Untuk Provinsi Sumsel terdapat delapan kabupaten/kota yang melaksanakan pendataan lengkap antara lain Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, OKI, OKU, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.
"Pelaksanaan pendataan lengkap KUMKM tahun 2022 ini dimulai sejak April lalu sampai Oktober 2022," katanya.
Untuk Kabupaten OKU sendiri, kata dia, ditargetkan 42.000 data yang harus diselesaikan selama 48 hari ke depan dengan melibatkan 84 enumerator dan enam koordinatornya.
"Untuk Kabupaten OKU data yang sudah masuk hingga 12 September 2022 sebanyak 13.495 orang atau 32,13 persen dengan persentase berada pada peringkat pertama di Sumsel," ujarnya.
"Penyusunan data tunggal KUMKM ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU," kata Sekretaris Daerah Pemkab OKU, Ahmad Tarmizi saat membuka rapat evaluasi percepatan pencapaian target nasional basis data tunggal KUMKM Tahun 2022 di Baturaja, Sabtu.
Dia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo yang mengharuskan setiap daerah memiliki basis data tunggal KUMKM.
Untuk Kabupaten OKU sendiri, kata dia, 42.000 pelaku UMKM akan didata ulang agar usaha yang dikembangkan dapat lebih terarah dan berkelanjutan.
"Pendataan lengkap KUMKM di Kabupaten OKU ditargetkan dapat rampung sebelum akhir Oktober 2022," tegasnya.
Sekda berharap seluruh stakeholder baik perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, lurah, dan para pelaku UMKM di Kabupaten OKU berperan aktif dan berkontribusi untuk keberhasilan pendataan dengan memberikan data yang benar demi terciptanya program koperasi dan UMKM yang tepat, terukur, dan akuntabel.
"Melalui pendataan lengkap KUMKM ini diharapkan dapat memberikan masukan dan mencari solusi bersama untuk kendala dan permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha di Kabupaten OKU," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Amiruddin menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam upaya percepatan pencapaian target nasional basis data tunggal KUMKM Tahun 2022.
Untuk Provinsi Sumsel terdapat delapan kabupaten/kota yang melaksanakan pendataan lengkap antara lain Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, OKI, OKU, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.
"Pelaksanaan pendataan lengkap KUMKM tahun 2022 ini dimulai sejak April lalu sampai Oktober 2022," katanya.
Untuk Kabupaten OKU sendiri, kata dia, ditargetkan 42.000 data yang harus diselesaikan selama 48 hari ke depan dengan melibatkan 84 enumerator dan enam koordinatornya.
"Untuk Kabupaten OKU data yang sudah masuk hingga 12 September 2022 sebanyak 13.495 orang atau 32,13 persen dengan persentase berada pada peringkat pertama di Sumsel," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berkas lengkap, dua tersangka OTT Forum Kades Lahat dilimpahkan ke jaksa
09 September 2025 21:19 WIB
BRI dorong penggunaan Kartu Tani oleh Agen BRILink Kios Pupuk Lengkap di Kabupaten Banyuasin
20 June 2025 15:39 WIB
Jadwal lengkap pekan pertama Liga Inggris, Liverpool jamu Bournemouth 16 Agustus 2025
18 June 2025 18:49 WIB
Daftar lengkap pemain Manchester City berlaga di Piala Dunia antar Klub FIFA 2025
12 June 2025 15:50 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB