Usyk bidik Wilder untuk duel berikutnya
Jumat, 16 September 2022 11:00 WIB
Petinju Oleksandr Usyk berpose saat timbang badan. ANTARA FOTO/Reuters--Andrew Couldridge/hp
Jakarta (ANTARA) - Pemegang gelar juara dunia kelas berat versi IBF, WBA Super, WBO, dan IBO Oleksandr Usyk membidik Deontay Wilder sebagai lawan berikutnya.
Dilansir Boxingnews24 dari RingTV, Kamis, Usyk bahkan dikabarkan bakal hadir dalam duel Wilder melawan Robert Helenius di Barclays Center di Brooklyn, New York, 15 Oktober nanti.
Usyk memang menginginkan gelar WBC yang saat ini dipegang Tyson Fury. Namun, Fury tampaknya bakal lebih dulu memilih Anthony Joshua dan kabar yang beredar menyebut duel terjadi pada 3 Desember.
Belum lagi dengan potensi adanya duel ulang, maka Usyk harus lama menunggu dan bahkan kemungkinan tidak akan mendapatkan kesempatan melawan Fury hingga akhir tahun 2023.
Melihat kondisi tersebut, ketika ditanya siapa petinju yang menjadi target selanjutnya, Usyk pun menjawab Deontay Wilder. "Dia adalah petarung yang berbahaya dan pertandingan ini kemungkinan besar dilakukan di Amerika Serikat," ujar Usyk.
Layak dinantikan apakah nantinya Wilder menerima ajakan Usyk setelah pertandingan melawan Helenius.
Pada pertandingan terakhir, Usyk menegaskan statusnya sebagai petinju kelas berat paling berbahaya setelah kembali mengalahkan Anthony Joshua dalam duel ulang di Jeddah Superdome, Arab Saudi, 20 Agustus lalu.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan petinju asal Ukraina itu dalam 20 pertandingan.
Sementara itu, Wilder tengah berusaha bangkit menyusul dua kekalahan beruntun dari Tyson Fury, termasuk dalam laga terakhir di T-Mobile Arena, Las Vegas, 9 Oktober 2021.
Pertandingan melawan Helenius pada 15 Oktober nanti juga akan menjadi awal kembalinya Wilder ke atas ring.
Dilansir Boxingnews24 dari RingTV, Kamis, Usyk bahkan dikabarkan bakal hadir dalam duel Wilder melawan Robert Helenius di Barclays Center di Brooklyn, New York, 15 Oktober nanti.
Usyk memang menginginkan gelar WBC yang saat ini dipegang Tyson Fury. Namun, Fury tampaknya bakal lebih dulu memilih Anthony Joshua dan kabar yang beredar menyebut duel terjadi pada 3 Desember.
Belum lagi dengan potensi adanya duel ulang, maka Usyk harus lama menunggu dan bahkan kemungkinan tidak akan mendapatkan kesempatan melawan Fury hingga akhir tahun 2023.
Melihat kondisi tersebut, ketika ditanya siapa petinju yang menjadi target selanjutnya, Usyk pun menjawab Deontay Wilder. "Dia adalah petarung yang berbahaya dan pertandingan ini kemungkinan besar dilakukan di Amerika Serikat," ujar Usyk.
Layak dinantikan apakah nantinya Wilder menerima ajakan Usyk setelah pertandingan melawan Helenius.
Pada pertandingan terakhir, Usyk menegaskan statusnya sebagai petinju kelas berat paling berbahaya setelah kembali mengalahkan Anthony Joshua dalam duel ulang di Jeddah Superdome, Arab Saudi, 20 Agustus lalu.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan petinju asal Ukraina itu dalam 20 pertandingan.
Sementara itu, Wilder tengah berusaha bangkit menyusul dua kekalahan beruntun dari Tyson Fury, termasuk dalam laga terakhir di T-Mobile Arena, Las Vegas, 9 Oktober 2021.
Pertandingan melawan Helenius pada 15 Oktober nanti juga akan menjadi awal kembalinya Wilder ke atas ring.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Usyk bersedia melawan Canelo di kelas penjelajah namun dengan syarat
14 December 2021 11:29 WIB, 2021
Pertandingan tinju dunia yang layak dinantikan pada September 2021
03 September 2021 16:37 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Tim U-9 SSB Palembang Soccer Skills raih posisi kedua di Ereigh Football Festival
12 May 2026 7:40 WIB