PBSI terima permintaan maaf Yeremia soal ucapan kasar di Hanoi
Rabu, 25 Mei 2022 20:57 WIB
Arsip - Pebulu tangkis Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berlatih dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (19/4/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan pebulu tangkis ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan secara resmi telah meminta maaf kepada lembaga dan masyarakat terkait ucapan kasar yang dilontarkan saat mengikuti SEA Games di Hanoi, Vietnam.
"Yere sudah minta maaf dan itu sudah luar biasa. Saya kira sanksi sosial dari masyarakat lebih dahsyat untuk menyadarkannya. Dia sudah menelpon saya dan bilang menyesali tindakannya. Ini jadi pelajaran besar bagi karirnya," kata Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Pebulu tangkis muda Yeremia mendadak ramai menjadi perbincangan setelah beredarnya video yang merekam ucapan tidak pantas darinya, yang diduga dilontarkan kepada volunteer SEA Games Vietnam di Hanoi.
Pada rekaman yang beredar di media sosial, terlihat Yeremia berkomunikasi dengan salah seorang relawan dengan mengucapkan "I love you and I want f*ck you".
Akibat ucapannya itu, penggemar bulu tangkis di Indonesia pun meradang dan secara terbuka beramai-ramai menegur Yeremia lewat komentar di media sosial.
Fadil menilai apa yang dilakukan oleh Yeremia pada mulanya hanya dilandasi candaan, namun tak disangka justru berbuntut pada aksi yang dinilai kurang pantas dari atlet Indonesia.
"Dia bermaksud bercanda, tapi persepsi orang-orang berbeda. Kami akan berikan pemahaman mendalam ke dia soal etika. Kami rasa ini penting karena dalam bermedia sosial juga butuh etika, agar dia tidak terpeleset lagi pada kesalahan yang sama," ujar Fadil.
PBSI memastikan telah memberikan teguran keras kepada atlet yang bersangkutan dan keputusan ini dianggap telah menjadi sanksi berat kepada atlet binaan Pelatnas Cipayung.
"Ditambah ada sanksi sosial yang dia terima, pasti akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi Yere," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan Antara, Yeremia secara resmi telah meminta maaf lewat unggahan video di akun Instagram resmi PP PBSI.
Dalam video berdurasi sekitar 13 detik, Yeremia mengakui perbuatannya yang menyalahi norma dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada relawan menjadi sasaran ucapannya.
"Yere sudah minta maaf dan itu sudah luar biasa. Saya kira sanksi sosial dari masyarakat lebih dahsyat untuk menyadarkannya. Dia sudah menelpon saya dan bilang menyesali tindakannya. Ini jadi pelajaran besar bagi karirnya," kata Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Pebulu tangkis muda Yeremia mendadak ramai menjadi perbincangan setelah beredarnya video yang merekam ucapan tidak pantas darinya, yang diduga dilontarkan kepada volunteer SEA Games Vietnam di Hanoi.
Pada rekaman yang beredar di media sosial, terlihat Yeremia berkomunikasi dengan salah seorang relawan dengan mengucapkan "I love you and I want f*ck you".
Akibat ucapannya itu, penggemar bulu tangkis di Indonesia pun meradang dan secara terbuka beramai-ramai menegur Yeremia lewat komentar di media sosial.
Fadil menilai apa yang dilakukan oleh Yeremia pada mulanya hanya dilandasi candaan, namun tak disangka justru berbuntut pada aksi yang dinilai kurang pantas dari atlet Indonesia.
"Dia bermaksud bercanda, tapi persepsi orang-orang berbeda. Kami akan berikan pemahaman mendalam ke dia soal etika. Kami rasa ini penting karena dalam bermedia sosial juga butuh etika, agar dia tidak terpeleset lagi pada kesalahan yang sama," ujar Fadil.
PBSI memastikan telah memberikan teguran keras kepada atlet yang bersangkutan dan keputusan ini dianggap telah menjadi sanksi berat kepada atlet binaan Pelatnas Cipayung.
"Ditambah ada sanksi sosial yang dia terima, pasti akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi Yere," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan Antara, Yeremia secara resmi telah meminta maaf lewat unggahan video di akun Instagram resmi PP PBSI.
Dalam video berdurasi sekitar 13 detik, Yeremia mengakui perbuatannya yang menyalahi norma dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada relawan menjadi sasaran ucapannya.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganda putra Yere/Rahmat cetak kemenangan buat Indonesia pada debut ajang beregu
14 February 2024 19:43 WIB, 2024
Level kekompakan Pramudya/Yeremia diuji pada babakpembuka China Open
06 September 2023 16:45 WIB, 2023
Permainan netting jadi penyelamat Pram/Yere pada awal Singapore Open 2023
08 June 2023 10:29 WIB, 2023
Menteri BUMN Erick Thohir laporkan Faizal Assegaf terkait pencemaran nama baik
30 August 2022 20:42 WIB, 2022
Ganda Putra Pramudya/Yeremia revans dari Lee/Wang di 16 besar Indonesia Open
16 June 2022 15:48 WIB, 2022