Di tengah invasi Rusia di Ukraina, Belarus gelar latihan perang
Rabu, 4 Mei 2022 15:09 WIB
Pemandangan menunjukkan deretan kendaraan lapis baja selama latihan militer "Allied Resolve" yang diadakan oleh angkatan bersenjata Rusia dan Belarus di tempat pelatihan Osipovichsky di wilayah Mogilev, Belarus, Kamis (17/2/2022). ANTARA FOTO/Maxim Guchek/BelTA/Handout via REUTERS/WSJ/sad.
London (ANTARA) - Militer Belarus melakukan latihan perang besar-besaran secara mendadak pada Rabu untuk menguji kesiapan tempur, kata kementerian pertahanan negara tetangga Ukraina itu.
"Direncanakan bahwa uji (kesiapan tempur) itu akan melibatkan pergerakan sejumlah besar kendaraan militer yang bisa memperlambat lalu lintas di jalan umum," kata kementerian itu dalam pernyataan.
Kemhan mengatakan latihan itu, yang digelar di tengah invasi Rusia di Ukraina, tidak membawa ancaman bagi negara-negara tetangganya atau komunitas Eropa.
Belarus merupakan sekutu dekat Rusia, yang menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus".
Beberapa wilayah Ukraina yang berbatasan dengan Belarus, termasuk ibu kota Ukraina Kiev, berada dalam gempuran Rusia pada tahap awal invasi, yang dimulai akhir Februari setelah Rusia dan Belarus menggelar latihan gabungan.
Namun, Rusia kini memfokuskan serangannya ke wilayah timur dan tenggara Ukraina.
Sumber: Reuters
"Direncanakan bahwa uji (kesiapan tempur) itu akan melibatkan pergerakan sejumlah besar kendaraan militer yang bisa memperlambat lalu lintas di jalan umum," kata kementerian itu dalam pernyataan.
Kemhan mengatakan latihan itu, yang digelar di tengah invasi Rusia di Ukraina, tidak membawa ancaman bagi negara-negara tetangganya atau komunitas Eropa.
Belarus merupakan sekutu dekat Rusia, yang menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus".
Beberapa wilayah Ukraina yang berbatasan dengan Belarus, termasuk ibu kota Ukraina Kiev, berada dalam gempuran Rusia pada tahap awal invasi, yang dimulai akhir Februari setelah Rusia dan Belarus menggelar latihan gabungan.
Namun, Rusia kini memfokuskan serangannya ke wilayah timur dan tenggara Ukraina.
Sumber: Reuters
Pewarta : Anton Santoso
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
AS sebut Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai target serangan
01 January 2026 19:12 WIB
Trump sebut perang Rusia di Ukraina bisa berakhir asal Eropa tekan finansial China
19 September 2025 11:19 WIB
Prancis menang 2-0 atas Ukraina di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa
06 September 2025 9:27 WIB
Harga emas perhiasan di Palembang kembali terbang, kini Rp10.400.000 per suku
03 June 2025 12:02 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel tahan dua mantan petinggi Semen Baturaja, terkait korupsi Rp74,3 miliar
19 February 2026 21:39 WIB
Tabrak pagar rumah Jusuf Kalla karena ngantuk, pengendara harus ganti rugi Rp25 juta
19 February 2026 10:32 WIB
Seorang anggota DPRD Muara Enim terjaring OTT Kejati Sumsel, terkait kasus jaringan irigasi
19 February 2026 4:15 WIB