"Donat perdamaian" dukung Ukraina dari toko roti Jerman
Jumat, 4 Maret 2022 9:25 WIB
Bakery Huck menjual donat Jerman "Friedenskreppel", atau Pfannkuchen didekorasi dengan warna bendera Ukraina untuk menggalang dana setleah invasi Rusia di Ukraina, Frankfurt, Jerman, 3 Maret 2022. (REUTERS/TIMM REICHERT)
Jakarta (ANTARA) - Toko roti Jerman menjual "donat perdamaian" untuk mendukung Ukraina dengan cara yang manis, hidangan itu didekorasi seperti bendera nasional Ukraina untuk menggalang dana bagi anak-anak yang terpaksa melarikan diri setelah invasi Rusia.
Di saat aksi Rusia di Ukraina memasuki pekan kedua, toko roti Huck di Frankfurt mulai menjual donat-donat itu, Kamis (3/3).
Dengan topping biru dan kuning, donat tersebut dijual satu euro (Rp15.800) per buah dan 100 persen uangnya dikumpulkan serta akan disumbangkan kepada anak-anak Ukraina yang mencari perlindungan di Frankfurt.
"Kami pikir kami harus segera melakukan sesuatu, tidak secara birokratis," kata pemilik toko roti, Tanja Huck, dikutip dari Reuters.
"Kami memutuskan untuk membuat produk tambahan yang tidak mahal, jadi bisa dibeli semua orang sebanyak mungkin untuk dibawa ke kantor," imbuh Huck.
Kampanye ini terlihat sukses, sebanyak 600 buah donat terjual pada Kamis pagi di 10 cabang toko roti dan sudah ada prapemesanan 300 buah untuk Jumat.
"Kemarin, kami hanya mengunggah sedikit di media sosial, langsung ada pesanan pertama dan pukul delapan pagi ini sebagian besar produk di toko cabang sudah terjual," kata Huck.
"Kami tak menyangka ini disambut sangat baik," imbuh dia, demikian Reuters dikutip Jumat.
Di saat aksi Rusia di Ukraina memasuki pekan kedua, toko roti Huck di Frankfurt mulai menjual donat-donat itu, Kamis (3/3).
Dengan topping biru dan kuning, donat tersebut dijual satu euro (Rp15.800) per buah dan 100 persen uangnya dikumpulkan serta akan disumbangkan kepada anak-anak Ukraina yang mencari perlindungan di Frankfurt.
"Kami pikir kami harus segera melakukan sesuatu, tidak secara birokratis," kata pemilik toko roti, Tanja Huck, dikutip dari Reuters.
"Kami memutuskan untuk membuat produk tambahan yang tidak mahal, jadi bisa dibeli semua orang sebanyak mungkin untuk dibawa ke kantor," imbuh Huck.
Kampanye ini terlihat sukses, sebanyak 600 buah donat terjual pada Kamis pagi di 10 cabang toko roti dan sudah ada prapemesanan 300 buah untuk Jumat.
"Kemarin, kami hanya mengunggah sedikit di media sosial, langsung ada pesanan pertama dan pukul delapan pagi ini sebagian besar produk di toko cabang sudah terjual," kata Huck.
"Kami tak menyangka ini disambut sangat baik," imbuh dia, demikian Reuters dikutip Jumat.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
AS sebut Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai target serangan
01 January 2026 19:12 WIB
Trump sebut perang Rusia di Ukraina bisa berakhir asal Eropa tekan finansial China
19 September 2025 11:19 WIB
Prancis menang 2-0 atas Ukraina di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa
06 September 2025 9:27 WIB
Harga emas perhiasan di Palembang kembali terbang, kini Rp10.400.000 per suku
03 June 2025 12:02 WIB
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Polisi tunggu hasil pemeriksaan dokter soal kematian influencer Lula Lahfah
26 January 2026 16:09 WIB