Nenek di Lombok Tengah tewas minum racun karena dikira obat reumatik
Minggu, 6 Februari 2022 11:58 WIB
Anggota Polres Lombok Tengah di rumah duka (ANTARA/Humas Polres)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Nenek Olem (70) Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ditemukan tewas di rumah setelah diduga minum racun yang dikira obat reumatik.
"Informasi dari warga, korban meninggal setelah minum racun yang dikira obat," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono di Praya, Sabtu.
Dari hasil keterangan yang diperoleh dari anak kandung korban, bahwa sebelum meninggal korban sedang duduk di teras rumahnya. Sedangkan anaknya sedang memperbaiki kandang ayam sempat menanyakan kepada korban sedang apa, korban pun menjawab sedang makan obat rematik.
"Melihat ibunya mengunyah dengan keras, anak korban curiga dan langsung memeriksa tempat daun sirih yang berada di depan ibunya dan ditemukan satu bungkus racun hama yang sudah terbuka," katanya.
Seketika korban langsung muntah-muntah dan diberikan air kelapa untuk diminum dan korban sempat dibawa ke Puskesmas Batu Nyala untuk mendapat pertolongan medis, akan tetapi kondisi korban terus menurun hingga nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
"Karena faktor usia korban tidak bisa membedakan antara racun hama dengan obat rematik," katanya.
Atas kejadian tersebut keluarga korban menganggapnya sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dengan membuat pernyataan penolakan.*
"Informasi dari warga, korban meninggal setelah minum racun yang dikira obat," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono di Praya, Sabtu.
Dari hasil keterangan yang diperoleh dari anak kandung korban, bahwa sebelum meninggal korban sedang duduk di teras rumahnya. Sedangkan anaknya sedang memperbaiki kandang ayam sempat menanyakan kepada korban sedang apa, korban pun menjawab sedang makan obat rematik.
"Melihat ibunya mengunyah dengan keras, anak korban curiga dan langsung memeriksa tempat daun sirih yang berada di depan ibunya dan ditemukan satu bungkus racun hama yang sudah terbuka," katanya.
Seketika korban langsung muntah-muntah dan diberikan air kelapa untuk diminum dan korban sempat dibawa ke Puskesmas Batu Nyala untuk mendapat pertolongan medis, akan tetapi kondisi korban terus menurun hingga nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
"Karena faktor usia korban tidak bisa membedakan antara racun hama dengan obat rematik," katanya.
Atas kejadian tersebut keluarga korban menganggapnya sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dengan membuat pernyataan penolakan.*
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga OKU Selatan diimbau perbanyak minum air putih saat cuaca panas
05 November 2024 21:43 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB