Evan Rachel Wood ungkap dugaan pelecehan oleh Marilyn Manson
Selasa, 25 Januari 2022 10:32 WIB
Evan Rachel Wood muncul dalam dokumenter "Phoenix Rising" oleh Amy Berg yang ditayangkan di sesi "Special Screenings" di Festival Film Sundance 2022. (Foto oleh Olivia Fougeirol/Sundance Institute/AP)
Jakarta (ANTARA) - Aktris Evan Rachel Wood menuduh rocker gothic Marilyn Manson melakukan pelecehan seksual selama pembuatan video musik untuk single “Heart-Shaped Glasses” (2007).
Wood merinci dugaan pelecehan tersebut dalam film dokumenter HBO berjudul “Phoenix Rising” yang ditayangkan perdana di Festival Film Sundance.
Ia mengatakan dirinya tidak pernah menyetujui adegan seks ketika syuting video musik tersebut. Wood juga mengatakan bahwa kru tidak nyaman ketika menyaksikan adegan tersebut dan tidak ada yang berani melakukan sesuatu.
“Saya tidak tahu bagaimana mengadvokasi diri saya sendiri atau tahu bagaimana mengatakan ‘tidak’, karena saya telah dikondisikan dan dilatih untuk tidak pernah berbicara balik, hanya mematuhinya,” kata Wood, dikutip dari AFP pada Selasa.
Wood mulai berkencan dengan Manson pada 2006 ketika dia berusia 18 tahun sementara Manson berusia 37 tahun. Menurut film dokumenter itu, Manson menekan Wood untuk memberi tahu kepada wartawan bahwa tidak ada seks yang sebenarnya selama pembuatan video musik.
Sementara itu, ibu Wood menceritakan kepada anggota kru bahwa Manson memberi absinthe atau sejenisnya kepada Wood. Sang ibu juga tidak menyetujui ketika adegan tersebut melenceng dari naskah yang telah direncanakan.
Sebelumnya Manson juga telah dituduh melakukan kekerasan seksual oleh banyak korban, termasuk aktris “Game of Thrones” Esme Bianco.
Pada tahun lalu, kepolisian Los Angeles mengonfirmasi pihaknya sedang menyelidiki tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap penyanyi tersebut.
Manson telah berpisah dengan label rekamannya Loma Vista Recordings dan agensi Hollywood CAA sejak tuduhan itu menyebar ke publik. Namun, dia terus berkegiatan di industri musik, termasuk terlibat dalam album Kanye West “Donda” pada tahun lalu.
Hingga kini, perwakilan Manson belum menjawab permintaan komentar kepada AFP.
“Phoenix Rising” mendokumentasikan upaya Wood dan penyintas kekerasan seksual lainnya sebagai upaya untuk mengajukan batas waktu yang lebih panjang untuk kasus pelecehan sehingga perempuan memiliki banyak waktu untuk mengumpulkan bukti.
Festival Film Sundance, yang kembali digelar secara daring tahun ini karena pandemi, berlangsung hingga 30 Januari.
Wood merinci dugaan pelecehan tersebut dalam film dokumenter HBO berjudul “Phoenix Rising” yang ditayangkan perdana di Festival Film Sundance.
Ia mengatakan dirinya tidak pernah menyetujui adegan seks ketika syuting video musik tersebut. Wood juga mengatakan bahwa kru tidak nyaman ketika menyaksikan adegan tersebut dan tidak ada yang berani melakukan sesuatu.
“Saya tidak tahu bagaimana mengadvokasi diri saya sendiri atau tahu bagaimana mengatakan ‘tidak’, karena saya telah dikondisikan dan dilatih untuk tidak pernah berbicara balik, hanya mematuhinya,” kata Wood, dikutip dari AFP pada Selasa.
Wood mulai berkencan dengan Manson pada 2006 ketika dia berusia 18 tahun sementara Manson berusia 37 tahun. Menurut film dokumenter itu, Manson menekan Wood untuk memberi tahu kepada wartawan bahwa tidak ada seks yang sebenarnya selama pembuatan video musik.
Sementara itu, ibu Wood menceritakan kepada anggota kru bahwa Manson memberi absinthe atau sejenisnya kepada Wood. Sang ibu juga tidak menyetujui ketika adegan tersebut melenceng dari naskah yang telah direncanakan.
Sebelumnya Manson juga telah dituduh melakukan kekerasan seksual oleh banyak korban, termasuk aktris “Game of Thrones” Esme Bianco.
Pada tahun lalu, kepolisian Los Angeles mengonfirmasi pihaknya sedang menyelidiki tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap penyanyi tersebut.
Manson telah berpisah dengan label rekamannya Loma Vista Recordings dan agensi Hollywood CAA sejak tuduhan itu menyebar ke publik. Namun, dia terus berkegiatan di industri musik, termasuk terlibat dalam album Kanye West “Donda” pada tahun lalu.
Hingga kini, perwakilan Manson belum menjawab permintaan komentar kepada AFP.
“Phoenix Rising” mendokumentasikan upaya Wood dan penyintas kekerasan seksual lainnya sebagai upaya untuk mengajukan batas waktu yang lebih panjang untuk kasus pelecehan sehingga perempuan memiliki banyak waktu untuk mengumpulkan bukti.
Festival Film Sundance, yang kembali digelar secara daring tahun ini karena pandemi, berlangsung hingga 30 Januari.
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
11 wakil Indonesia siap perebutkan tiket ke semifinal Thailand Masters
31 January 2025 9:41 WIB, 2025
Ganda putri Meilysa/Rachel tumbangkan Hoo/Lim di babak pertama Indonesia Open 2023
13 June 2023 15:58 WIB, 2023
Rachel Vennya penuhi panggilan polisi sebagai tersangka melarikan diri dari karantina
08 November 2021 12:12 WIB, 2021
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Polisi tunggu hasil pemeriksaan dokter soal kematian influencer Lula Lahfah
26 January 2026 16:09 WIB