KRI Parang-647 temukan mayat mengapung di laut
Minggu, 9 Januari 2022 0:57 WIB
Proses evakuasi mayat (dalam kantong) yang ditemukan mengapung diperairan Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara ke atas KRI Parang-647 (ANTARA/HO)
Tanjungbalai (ANTARA) - KRI Parang-647 menemukan sesosok mayat yang mengapung di tengah laut perairan Kuala Tanjung, kemudian dievakuasi ke Pos TNI AL Kuala Tanjung Batu Bara yang merupakan wilayah teritorial Pangkalan Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan.
Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory menjelaskan penemuan sesosok mayat oleh kru KRI Parang-647 itu berlokasi sekitar 16 kilometer atau lebih kurang 8 mil barat laut dari pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, pada Jum'at, 22 Januari 2022.
"Kami menerima info dari Komandan KRI Parang-647, Letkol Laut (P) Yudy Arie Bintoro atas penemuan mayat mengapung. Setelah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Batubara, Patkamla RIB Kuala Tanjung mengevakuasi jenazah pria tanpa identisas tersebut," kata Robinson melalui pesan WhatsApp, Sabtu.
Menurut Robinson, setelah jenazah berhasil dievakuasi ke KRI Parang-647, mayat tersebut dibawa ke Dermaga Kuala Tanjung dan diserahkan kepada Dan Posal Kuala Tanjung, Letda Laut (E) Muh Sunoto untuk diteruskan ke BPBD Kabupaten Batu Bara.
Mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban tenggelam, dibawa ke RSUD Kabupaten Batu Bara untuk proses autopsi.
"Saat ini mayat Mr X tersebut masih berada di RSUD Kabupaten Batu Bara untuk dilakukan autopsi," kata Robinson.
Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory menjelaskan penemuan sesosok mayat oleh kru KRI Parang-647 itu berlokasi sekitar 16 kilometer atau lebih kurang 8 mil barat laut dari pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, pada Jum'at, 22 Januari 2022.
"Kami menerima info dari Komandan KRI Parang-647, Letkol Laut (P) Yudy Arie Bintoro atas penemuan mayat mengapung. Setelah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Batubara, Patkamla RIB Kuala Tanjung mengevakuasi jenazah pria tanpa identisas tersebut," kata Robinson melalui pesan WhatsApp, Sabtu.
Menurut Robinson, setelah jenazah berhasil dievakuasi ke KRI Parang-647, mayat tersebut dibawa ke Dermaga Kuala Tanjung dan diserahkan kepada Dan Posal Kuala Tanjung, Letda Laut (E) Muh Sunoto untuk diteruskan ke BPBD Kabupaten Batu Bara.
Mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban tenggelam, dibawa ke RSUD Kabupaten Batu Bara untuk proses autopsi.
"Saat ini mayat Mr X tersebut masih berada di RSUD Kabupaten Batu Bara untuk dilakukan autopsi," kata Robinson.
Pewarta : Juraidi dan Yam Aswika
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi tangkap kapal tanpa nama yang dicurigai berlayar di perairan Tanjungbalai
19 April 2022 9:20 WIB, 2022
Nakhoda kapal pengangkut 52 pekerja migran ilegal mengaku terima upah Rp5 juta
08 January 2022 17:42 WIB, 2022
KPK periksa mantan Wali Kota Tanjungbalai terkait kasus Azis Syamduddin
18 October 2021 13:35 WIB, 2021
Syahrial ungkap komunikasi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli soal perkara
11 October 2021 14:45 WIB, 2021
KPK eksekusi Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial ke Rutan Kelas 1 Medan
07 October 2021 16:14 WIB, 2021
Sekda Tanjungbalai: Eks penyidik KPK Robin Pattuju minta Rp1,4 miliar
04 October 2021 15:16 WIB, 2021
Eks penyidik KPK dijanjikan Rp1,7 miliar dari Wali Kota Tanjungbalai
13 September 2021 13:20 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB