BTN dorong pembangunan ekonomi berkelanjutan
Sabtu, 8 Januari 2022 21:15 WIB
BTN terus mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan sebagai salah satu komitmen perseroan dalam mengimplementasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di berbagai daerah. (ANTARA/HO-BTN)
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan sebagai salah satu komitmen perseroan dalam mengimplementasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di berbagai daerah.
Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan, pembangunan ekonomi berkelanjutan menjadi salah satu tujuan dari BUMN, termasuk Bank BTN. Pembangunan ekonomi berkelanjutan ini penting antara lain untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan kesenjangan sosial.
Emiten berkode saham BBTN itu pun memberikan bantuan bibit kelapa hibrida pandan wangi kepada Kelompok Tani Wanita Lereng Saiyo di Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatera Barat.
"Bank BTN sebagai salah satu BUMN memiliki tanggung jawab berperan aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ari.
Ari menuturkan, adanya program bantuan Bank BTN untuk penanaman bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi tersebut diharapkan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Apalagi lanjut Ari, tanaman itu hanya dalam waktu singkat atau sekitar tiga tahun sudah berbuah, sehingga prospeknya sangat bagus untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar di tengah pandemi COVID-19.
"Langkah ini menjadi awal bagaimana Kelompok Tani Wanita Lereng Saiyo Kelurahan Air Manis bisa memelihara kelapa yang ditanam karena manfaatnya sangat bagus sekali dan tentunya ke depan diharapkan meningkatkan taraf hidup kelompok tani," kata Ari.
Sementara itu, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda Provinsi Sumatera Barat Vera Yusria menjelaskan, bantuan bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi tersebut adalah tanaman yang memberikan kontribusi yang cukup besar, dimana 100 persen dari perkebunan kelapa yang ada di Provinsi Sumbar dalam bentuk perkebunan rakyat.
"Tanaman kelapa ini memberikan manfaat yang banyak yaitu kelapa daging buahnya bisa dijadikan sebagai santan, diolah menjadi kopra dan dijadikan minyak kelapa. Namun tidak hanya itu seluruh bagian tanaman kelapa juga memberikan manfaat ekonomis yang demikian banyak," ujar Vera.
Menurut Vera, adanya bantuan CSR dari Bank BTN itu diharapkan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar karena pohon kelapa hibrida pandan wangi memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
"Kami berharap program CSR Bank BTN tetap akan terus dilanjutkan untuk tahun-tahun ke depan karena program pemerintah daerah Sumbar saat ini menargetkan satu juta penanaman bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi," kata Vera.
Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan, pembangunan ekonomi berkelanjutan menjadi salah satu tujuan dari BUMN, termasuk Bank BTN. Pembangunan ekonomi berkelanjutan ini penting antara lain untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan kesenjangan sosial.
Emiten berkode saham BBTN itu pun memberikan bantuan bibit kelapa hibrida pandan wangi kepada Kelompok Tani Wanita Lereng Saiyo di Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatera Barat.
"Bank BTN sebagai salah satu BUMN memiliki tanggung jawab berperan aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ari.
Ari menuturkan, adanya program bantuan Bank BTN untuk penanaman bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi tersebut diharapkan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Apalagi lanjut Ari, tanaman itu hanya dalam waktu singkat atau sekitar tiga tahun sudah berbuah, sehingga prospeknya sangat bagus untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar di tengah pandemi COVID-19.
"Langkah ini menjadi awal bagaimana Kelompok Tani Wanita Lereng Saiyo Kelurahan Air Manis bisa memelihara kelapa yang ditanam karena manfaatnya sangat bagus sekali dan tentunya ke depan diharapkan meningkatkan taraf hidup kelompok tani," kata Ari.
Sementara itu, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda Provinsi Sumatera Barat Vera Yusria menjelaskan, bantuan bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi tersebut adalah tanaman yang memberikan kontribusi yang cukup besar, dimana 100 persen dari perkebunan kelapa yang ada di Provinsi Sumbar dalam bentuk perkebunan rakyat.
"Tanaman kelapa ini memberikan manfaat yang banyak yaitu kelapa daging buahnya bisa dijadikan sebagai santan, diolah menjadi kopra dan dijadikan minyak kelapa. Namun tidak hanya itu seluruh bagian tanaman kelapa juga memberikan manfaat ekonomis yang demikian banyak," ujar Vera.
Menurut Vera, adanya bantuan CSR dari Bank BTN itu diharapkan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar karena pohon kelapa hibrida pandan wangi memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
"Kami berharap program CSR Bank BTN tetap akan terus dilanjutkan untuk tahun-tahun ke depan karena program pemerintah daerah Sumbar saat ini menargetkan satu juta penanaman bibit pohon kelapa hibrida pandan wangi," kata Vera.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Industrialisasi dan rumah murah jadi jurus Presiden Prabowo atasi pengangguran
08 February 2026 9:51 WIB
Ekonomi Sumsel diprediksi tetap tangguh meski ada efisiensi anggaran, ini penjelasan pakar
06 February 2026 22:29 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB