Tiga nelayan Sibolga tenggelam di perairan Agam ditemukan selamat
Rabu, 13 Oktober 2021 19:40 WIB
Tim gabungan sedang mengevakuasi korban nelayan yang tenggelam. Antarasumbar/HO-Dok Humas Polres Agam
Lubuk Basung (ANTARA) - Sebanyak tiga nelayan asal Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) yang tenggelam di perairan Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhasil diselamatkan di lokasi yang berbeda.
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kabag Humas Polres Agam AKP Nurdin dan Kasat Polair Polres Agam AKP Martono, di Lubukbasung, Rabu, mengatakan tiga nelayan atas nama Riko Pangabean (22), Situmeang (52), dan Situmorang (30) itu berhasil diselamatkan di lokasi berbeda.
"Mereka diselamatkan dalam kondisi sehat dan telah kembali ke Sibolga, Sumatera Utara," katanya pula.
Ia menjelaskan, Riko diselamatkan oleh nelayan Ujung Labung, Nagari Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman saat berada di atas penutup kotak ikan, Selasa (12/10).
Setelah itu, Riko dibawa oleh nelayan ke Puskesmas Gasan Gadang untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan Situmeang, katanya lagi, diselamatkan oleh awak kapal kargo luar negeri di tengah laut.
Sementara Situmorang diselamatkan oleh kapal nelayan dari Sibolga.
"Kedua nelayan ini diselamatkan saat terombang-ambing di tengah laut," katanya lagi.
Ia menambahkan, kejadian itu berawal dari kapal yang berisi tiga orang nelayan asal Sibolga dari Kota Padang menuju Simbolga, Sabtu (9/10).
Sesampai di Tiku, kapal tersebut sempat menyandar di Pasia Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Minggu (10/10) pagi. Namun mereka pergi berlayar pada Minggu (10/10) sore.
Pada Minggu (10/10) malam, kapal ini menangkap ikan di perairan Tiku sekitar 30 mil dari bibir pantai dan air masuk ke dalam kapal pada Senin (11/10) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Ketiga nelayan mencoba untuk membuang air, tapi tidak bisa, sehingga kapal tenggelam dan mereka terpisah," katanya pula.
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kabag Humas Polres Agam AKP Nurdin dan Kasat Polair Polres Agam AKP Martono, di Lubukbasung, Rabu, mengatakan tiga nelayan atas nama Riko Pangabean (22), Situmeang (52), dan Situmorang (30) itu berhasil diselamatkan di lokasi berbeda.
"Mereka diselamatkan dalam kondisi sehat dan telah kembali ke Sibolga, Sumatera Utara," katanya pula.
Ia menjelaskan, Riko diselamatkan oleh nelayan Ujung Labung, Nagari Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman saat berada di atas penutup kotak ikan, Selasa (12/10).
Setelah itu, Riko dibawa oleh nelayan ke Puskesmas Gasan Gadang untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan Situmeang, katanya lagi, diselamatkan oleh awak kapal kargo luar negeri di tengah laut.
Sementara Situmorang diselamatkan oleh kapal nelayan dari Sibolga.
"Kedua nelayan ini diselamatkan saat terombang-ambing di tengah laut," katanya lagi.
Ia menambahkan, kejadian itu berawal dari kapal yang berisi tiga orang nelayan asal Sibolga dari Kota Padang menuju Simbolga, Sabtu (9/10).
Sesampai di Tiku, kapal tersebut sempat menyandar di Pasia Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Minggu (10/10) pagi. Namun mereka pergi berlayar pada Minggu (10/10) sore.
Pada Minggu (10/10) malam, kapal ini menangkap ikan di perairan Tiku sekitar 30 mil dari bibir pantai dan air masuk ke dalam kapal pada Senin (11/10) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Ketiga nelayan mencoba untuk membuang air, tapi tidak bisa, sehingga kapal tenggelam dan mereka terpisah," katanya pula.
Pewarta : Laila Syafarud
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Tembus pasar Eropa dan Malaysia, harga kayu manis petani Agam justru dinilai terlalu rendah
22 February 2026 16:35 WIB
Hakim Agam Syarief Baharudin sudah kembalikan uang suap Rp6,2 miliar ke Kejaksaan
21 August 2025 13:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB