PHRI Sumsel sebut masih banyak karyawan hotel belum divaksin
Sabtu, 28 Agustus 2021 20:46 WIB
Ketua PHRI SumselĀ Herlan Aspiudin. (ANTARA/Yudi Abdullah/21)
Palembang (ANTARA) - Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wilayah Sumatera Selatan mengungkapkan hingga kini masih banyak karyawan hotel dan restoran belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.
"Sekarang ini baru sekitar 10.000 karyawan hotel dan restoran yang mendapat pelayanan vaksin COVID-19 dari target 20.000 lebih karyawan," kata Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiudin di Palembang, Sabtu.
Untuk mengupayakan vaksinasi bagi karyawan hotel dan restoran, PHRI Sumsel berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah setempat untuk bekerjasama membuka pelayanan vaksinasi massal.
Kegiatan vaksinasi COVID-19 massal bekerjasama dengan dinas kesehatan provinsi dan tingkat kabupaten/kota yang sempat tertunda karena keterbatasan stok vaksin, akan diupayakan berjalan kembali.
Melalui upaya tersebut, diharapkan bisa mempercepat penyuntikan vaksin COVID-19 ribuan karyawan hotel dan restoran yang menjadi garda terdepan pelayanan kepada masyarakat, ujar Herlan.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini menjelaskan bahwa pada Agustus ini pihaknya kembali menerima tambahan ribuan dosis vaksin COVID-19 untuk mendukung percepatan program vaksinasi di daerah ini.
Pelaksanaan program vaksinasi dengan sasaran perdana kepada sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan hingga saat ini berjalan sesuai dengan rencana dan target sasaran yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Program vaksinasi COVID-19 di wilayah Sumsel yang dimulai sejak 14 Januari 2021 ditargetkan menjangkau 6 4 juta jiwa dalam waktu 15 bulan," ujar kadinkes.
"Sekarang ini baru sekitar 10.000 karyawan hotel dan restoran yang mendapat pelayanan vaksin COVID-19 dari target 20.000 lebih karyawan," kata Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiudin di Palembang, Sabtu.
Untuk mengupayakan vaksinasi bagi karyawan hotel dan restoran, PHRI Sumsel berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah setempat untuk bekerjasama membuka pelayanan vaksinasi massal.
Kegiatan vaksinasi COVID-19 massal bekerjasama dengan dinas kesehatan provinsi dan tingkat kabupaten/kota yang sempat tertunda karena keterbatasan stok vaksin, akan diupayakan berjalan kembali.
Melalui upaya tersebut, diharapkan bisa mempercepat penyuntikan vaksin COVID-19 ribuan karyawan hotel dan restoran yang menjadi garda terdepan pelayanan kepada masyarakat, ujar Herlan.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini menjelaskan bahwa pada Agustus ini pihaknya kembali menerima tambahan ribuan dosis vaksin COVID-19 untuk mendukung percepatan program vaksinasi di daerah ini.
Pelaksanaan program vaksinasi dengan sasaran perdana kepada sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan hingga saat ini berjalan sesuai dengan rencana dan target sasaran yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Program vaksinasi COVID-19 di wilayah Sumsel yang dimulai sejak 14 Januari 2021 ditargetkan menjangkau 6 4 juta jiwa dalam waktu 15 bulan," ujar kadinkes.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB