Wagub Sumsel ajak pelaku UMKM bangkit dari COVID-19
Kamis, 8 Oktober 2020 15:52 WIB
Wagub Sumsel Mawardi Yahya (kiri) bersama Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai . (ANTARA/Yudi Abdullah/20)
Palembang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya mengajak masyarakat serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bangkit dari pengaruh pandemi COVID-19 yang sejak tujuh bulan terakhir mengganggu berbagai aktivitas masyarakat dan ekonomi.
"Dampak wabah COVID-19 banyak masyarakat melakukan aktivitas di rumah bahkan kehilangan pekerjaan, berbagai kegiatan ekonomi dan bisnis terganggu, kondisi ini harus disikapi dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan antisipasi COVID-19 secara ketat," kata Wagub Mawardi Yahya pada acara penyerahan bantuan APB dari J Trust Bank di Palembang, Kamis.
Menghadapi pandemi COVID-19 yang belum bisa diprediksi waktu berakhirnya, pihaknya telah berupaya melakukan perlindungan dan penyelamatan masyarakat dari ancaman terjangkit virus corona yang dapat menimbulkan penderitanya meninggal dunia.
Begitu pula dengan kegiatan ekonomi dan bisnis di wilayah provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu didorong untuk tetap berjalan seperti biasanya dengan mematuhi protokol kesehatan antisipasi COVID-19 secara disiplin.
Melalui upaya tersebut, penyebaran virus corona secara umum dapat dikendalikan dengan baik dan pertumbuhan ekonomi masih cukup tinggi bahkan melampaui nasional.
Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumsel dalam kondisi pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir mencapai 4,98 persen melampaui angka nasional yang hanya 2,97 persen.
Untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di provinsi ini agar tetap baik, pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat dan pelaku UMKM produktif bangkit dari COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, kata Wagub.
"Dampak wabah COVID-19 banyak masyarakat melakukan aktivitas di rumah bahkan kehilangan pekerjaan, berbagai kegiatan ekonomi dan bisnis terganggu, kondisi ini harus disikapi dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan antisipasi COVID-19 secara ketat," kata Wagub Mawardi Yahya pada acara penyerahan bantuan APB dari J Trust Bank di Palembang, Kamis.
Menghadapi pandemi COVID-19 yang belum bisa diprediksi waktu berakhirnya, pihaknya telah berupaya melakukan perlindungan dan penyelamatan masyarakat dari ancaman terjangkit virus corona yang dapat menimbulkan penderitanya meninggal dunia.
Begitu pula dengan kegiatan ekonomi dan bisnis di wilayah provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu didorong untuk tetap berjalan seperti biasanya dengan mematuhi protokol kesehatan antisipasi COVID-19 secara disiplin.
Melalui upaya tersebut, penyebaran virus corona secara umum dapat dikendalikan dengan baik dan pertumbuhan ekonomi masih cukup tinggi bahkan melampaui nasional.
Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumsel dalam kondisi pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir mencapai 4,98 persen melampaui angka nasional yang hanya 2,97 persen.
Untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di provinsi ini agar tetap baik, pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat dan pelaku UMKM produktif bangkit dari COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, kata Wagub.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Sumsel targetkan Jembatan Musi V beroperasi saat arus mudik Lebaran 2026
07 February 2026 17:37 WIB
Wagub Sumsel pastikan bantuan tanggap darurat tersedia hadapi musim pancaroba
15 September 2025 21:51 WIB
Wagub Sumsel ajak bupati dan wali kota intensifkan pasar murah untuk kendalikan harga pangan
12 September 2025 8:45 WIB
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Siti Fatimah Cup III Tahun 2025
22 February 2025 16:31 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB