Kopi Pagaralam Sumsel diperkenalkan di kontes kopi dunia Paris
Rabu, 7 Oktober 2020 2:38 WIB
Produk kopi Semendo asal daerah Muara Enim di salah satu stan pada Pameran Kopi khas Sumatera Selatan "Kopi Expo" di Palembang Indah Mal, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2020). ANTARA/Feny Selly/wsj.
Palembang (ANTARA) - Pegiat kopi di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, mengikutsertakan produk kopi Pagaralam untuk ikut kontes AVPA-Paris 2020, sebagai upaya mengangkat nama kopi dari daerah tersebut.
Ketua Dewan Kopi Sumsel M Zain Ismed di Palembang, Selasa, mengatakan pihaknya terus mendorong agar nama kopi Pagaralam semakin dikenal secara luas.
“Kopi kita kan perlu promosi, ikut pameran oke saja, tetapi untuk mengangkat brand Sumsel harus melalui kontes yang teruji secara internasional,” kata dia.
Ismed mengatakan pihaknya menargetkan kopi Pagaralam dapat meraih juara di ajang tersebut.
Ia mengatakan sampel kopi yang dikirim ke panitia lomba di Prancis tersebut merupakan produksi Kelompok Tani Dewi Sekopi Basemah, Desa Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam.
Menurutnya, kopi Pagaralam produksi kelompok tani tersebut memiliki cita rasa fruity. Proses budi dayanya telah memenuhi SOP untuk kopi berkualitas, seperti petik merah, proses alami dengan menggunakan pupuk organik, hingga pengemasan kopinya pun sudah menggunakan teknologi.
“Proses pascapanen itu penting dan sangat mempengaruhi kualitas kopi. Kopi Pagaralam ini pun dijemur tidak langsung di tanah melainkan pakai para-para (lanjaran bambu) sehingga tidak ada bau aspal atau tanah di kopi ini,” kata dia.
Sebelumnya, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan keikutsertaan Dewi Sekopi Besemah pada kontes kopi di Prancis, dapat membuka jalan ekspor bagi kopi Pagaralam ke negara-negara di Eropa.
Bukan hanya dalam hal produksi, pemasaran adalah hal yang paling penting agar kopi asal Pagaralam bisa dikenal lebih luas.
“Kami juga terus membantu petani kopi, untuk bisa meningkatkan hasil dan kualitas kopinya agar bisa berdaya saing dan dipasarkan bukan hanya di Indonesia namun juga di mancanegara,” kata dia.
Ketua Dewan Kopi Sumsel M Zain Ismed di Palembang, Selasa, mengatakan pihaknya terus mendorong agar nama kopi Pagaralam semakin dikenal secara luas.
“Kopi kita kan perlu promosi, ikut pameran oke saja, tetapi untuk mengangkat brand Sumsel harus melalui kontes yang teruji secara internasional,” kata dia.
Ismed mengatakan pihaknya menargetkan kopi Pagaralam dapat meraih juara di ajang tersebut.
Ia mengatakan sampel kopi yang dikirim ke panitia lomba di Prancis tersebut merupakan produksi Kelompok Tani Dewi Sekopi Basemah, Desa Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam.
Menurutnya, kopi Pagaralam produksi kelompok tani tersebut memiliki cita rasa fruity. Proses budi dayanya telah memenuhi SOP untuk kopi berkualitas, seperti petik merah, proses alami dengan menggunakan pupuk organik, hingga pengemasan kopinya pun sudah menggunakan teknologi.
“Proses pascapanen itu penting dan sangat mempengaruhi kualitas kopi. Kopi Pagaralam ini pun dijemur tidak langsung di tanah melainkan pakai para-para (lanjaran bambu) sehingga tidak ada bau aspal atau tanah di kopi ini,” kata dia.
Sebelumnya, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan keikutsertaan Dewi Sekopi Besemah pada kontes kopi di Prancis, dapat membuka jalan ekspor bagi kopi Pagaralam ke negara-negara di Eropa.
Bukan hanya dalam hal produksi, pemasaran adalah hal yang paling penting agar kopi asal Pagaralam bisa dikenal lebih luas.
“Kami juga terus membantu petani kopi, untuk bisa meningkatkan hasil dan kualitas kopinya agar bisa berdaya saing dan dipasarkan bukan hanya di Indonesia namun juga di mancanegara,” kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopi asal Muara Enim dan Lahat sudah go internasional, tembus pasar Malaysia
13 November 2025 7:18 WIB
Pusri dorong Desa Tebat Benawa makin sehat dan cerdas lewat program Kopi Berkelanjutan
12 November 2025 14:32 WIB
Dewan Kopi Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berikan penghargaan kepada Bupati Empat Lawang
29 October 2025 21:15 WIB
Pusri tingkatkan kapasitas UMK Desa Tebat Benawa lewat pelatihan digital marketing dan kopi kekinian
24 September 2025 12:05 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB