Satu keluarga tertular COVID-19 saat berada di Agam
Rabu, 5 Agustus 2020 15:17 WIB
Ilustrasi - Virus Corona baru (COVID-19). (Antara)
Simpang Empat (ANTARA) - Satu keluarga asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang merantau di Bengkulu dikonfirmasi positif tertular COVID-19 setelah beberapa hari berada di kampung halaman mereka di Guguk Tinggi, Kecamatan Ampekkoto, Agam.
"Satu keluarga ini terdiri dari suami istri, anak, menantu dan cucu. Kelima orang itu memiliki KTP Bengkulu," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam Khasman Zaini di Lubukbasung, Rabu.
Ia menuturkan, keluarga perantau asal Agam yang terdiri atas UK (77), IW (63), FY (46), RS (39), dan RJ (19) pulang kampung ke Guguk Tinggi di Kecamatan Ampekkoto dari Bengkulu beberapa hari lalu untuk melayat.
Setelah beberapa hari di rumah, UK sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukctar (RSAM) Kota Bukittinggi. Ia kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.
"Ternyata hasilnya positif dan langsung dirawat di RSAM Bukittinggi," kata Khasman.
Setelah UK dinyatakan positif COVID-19, ia melanjutkan, pemeriksaan dilakukan pada istri, anak, menantu, dan cucu UK. Mereka semua dikonfirmasi tertular virus corona dan dibawa ke RSAM Bukittinggi pada Senin (2/3) malam untuk menjalani perawatan.
Pelacakan kasus kemudian dilakukan dengan pengambilan sampel usap lendir dari 27 warga Ampekkoto untuk diperiksa pada Selasa (4/8) pagi.
"Hasil akan keluar dua atau tiga hari lagi dan kita berharap hasilnya negatif," kata Khasman.
"Satu keluarga ini terdiri dari suami istri, anak, menantu dan cucu. Kelima orang itu memiliki KTP Bengkulu," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam Khasman Zaini di Lubukbasung, Rabu.
Ia menuturkan, keluarga perantau asal Agam yang terdiri atas UK (77), IW (63), FY (46), RS (39), dan RJ (19) pulang kampung ke Guguk Tinggi di Kecamatan Ampekkoto dari Bengkulu beberapa hari lalu untuk melayat.
Setelah beberapa hari di rumah, UK sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukctar (RSAM) Kota Bukittinggi. Ia kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.
"Ternyata hasilnya positif dan langsung dirawat di RSAM Bukittinggi," kata Khasman.
Setelah UK dinyatakan positif COVID-19, ia melanjutkan, pemeriksaan dilakukan pada istri, anak, menantu, dan cucu UK. Mereka semua dikonfirmasi tertular virus corona dan dibawa ke RSAM Bukittinggi pada Senin (2/3) malam untuk menjalani perawatan.
Pelacakan kasus kemudian dilakukan dengan pengambilan sampel usap lendir dari 27 warga Ampekkoto untuk diperiksa pada Selasa (4/8) pagi.
"Hasil akan keluar dua atau tiga hari lagi dan kita berharap hasilnya negatif," kata Khasman.
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tembus pasar Eropa dan Malaysia, harga kayu manis petani Agam justru dinilai terlalu rendah
22 February 2026 16:35 WIB
Hakim Agam Syarief Baharudin sudah kembalikan uang suap Rp6,2 miliar ke Kejaksaan
21 August 2025 13:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
10 gajah ngamuk di Siak, ternyata demi selamatkan anak yang masuk tangki septik
22 February 2026 19:30 WIB
Tiga bulan setelah banjir bandang, seribuan warga Sibio-bio Tapteng masih terisolir
21 February 2026 19:47 WIB