Sembako bansos OKU tersalurkan 100 persen
Sabtu, 6 Juni 2020 13:45 WIB
Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten OKU, Kholik. (ANTARA/Edo Purmana/20)
Baturaja (ANTARA) - Pembagian paket sembako bantuan sosial di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan tersalurkan 100 persen kepada 20 ribu warga terdampak COVID-19 di 157 desa di wilayah setempat.
"Tersalurkan 100 persen selama tiga hari sejak sebelum lebaran Idul Fitri kemarin," kata Kepala Dinas Sosial Ogan Komering Ulu (OKU), Syaiful Kamal melalui Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin, Kholik di Baturaja, Sabtu.
Dia mengemukakan, seluruh bantuan sudah tersalurkan kepada 20 ribu warga penerima bantuan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten OKU.
Adapun bantuan yang diberikan pemerintah daerah setempat melalui Dinas Sosial OKU tersebut berupa 10 kilogram (Kg) beras, 2 Kg gula pasir, 2 liter minyak, 10 bungkus mie intans, 1 Kg terigu dan dua bungkus garam.
"Seluruh paket bantuan diantar langsung oleh pihak penyedia dalam hal ini Bulog OKU sampai ke kantor kelurahan dan desa di 13 kecamatan di Kabupaten OKU," ungkapnya.
Terkait adanya beras bantuan sosial yang diterima warga tidak layak dikonsumsi karena berbau busuk, Holik menjelaskan hal tersebut diduga disebabkan karena faktor cuaca yaitu saat pendistribusian turun hujan.
"Hanya ada empat warga di Kelurahan Pasar Baru yang komplain beras rusak karena basah disebabkan oleh hujan. Itu juga sudah kami ganti dengan beras layak konsumsi," jelasnya.
Holik juga mengimbau kepada seluruh warga penerima bantuan di Kabupaten OKU untuk segera melapor jika terdapat beras bantuan sosial yang tidak layak konsumsi.
"Segera laporkan ke Bulog melalui Dinas Sosial OKU untuk diganti beras baru," ujarnya. ***1***
"Tersalurkan 100 persen selama tiga hari sejak sebelum lebaran Idul Fitri kemarin," kata Kepala Dinas Sosial Ogan Komering Ulu (OKU), Syaiful Kamal melalui Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin, Kholik di Baturaja, Sabtu.
Dia mengemukakan, seluruh bantuan sudah tersalurkan kepada 20 ribu warga penerima bantuan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten OKU.
Adapun bantuan yang diberikan pemerintah daerah setempat melalui Dinas Sosial OKU tersebut berupa 10 kilogram (Kg) beras, 2 Kg gula pasir, 2 liter minyak, 10 bungkus mie intans, 1 Kg terigu dan dua bungkus garam.
"Seluruh paket bantuan diantar langsung oleh pihak penyedia dalam hal ini Bulog OKU sampai ke kantor kelurahan dan desa di 13 kecamatan di Kabupaten OKU," ungkapnya.
Terkait adanya beras bantuan sosial yang diterima warga tidak layak dikonsumsi karena berbau busuk, Holik menjelaskan hal tersebut diduga disebabkan karena faktor cuaca yaitu saat pendistribusian turun hujan.
"Hanya ada empat warga di Kelurahan Pasar Baru yang komplain beras rusak karena basah disebabkan oleh hujan. Itu juga sudah kami ganti dengan beras layak konsumsi," jelasnya.
Holik juga mengimbau kepada seluruh warga penerima bantuan di Kabupaten OKU untuk segera melapor jika terdapat beras bantuan sosial yang tidak layak konsumsi.
"Segera laporkan ke Bulog melalui Dinas Sosial OKU untuk diganti beras baru," ujarnya. ***1***
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kilang Pertamina Plaju salurkan 1.000 paket sembako murah bagi warga prasejahtera
30 April 2026 15:54 WIB
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan nutrisi untuk pasien TBC di empat Puskesmas
21 April 2026 13:50 WIB
Niat menolong korban kecelakaan, polisi Ogan Ilir malah temukan 17 paket sabu
03 April 2026 6:44 WIB
Oknum kurir ojek online di Palembang cabuli siswa SD, ditangkap polisi lewat jebakan paket
04 March 2026 18:08 WIB
Pemkot Palembang subsidi Rp10 Ribu per paket sembako di pasar murah Ramadhan
25 February 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB