Masa depan di United tak menentu, Sanchez tak ingin kembali
Senin, 4 Mei 2020 6:02 WIB
Pemain depan Inter Milan yang pinjaman dari Manchester United, Alexis Sanchez. (AFP/MIGUEL MEDINA)
Jakarta (ANTARA) - Alexis Sanchez tak berniat balik lagi ke Manchester United begitu Inter Milan tak mau mempermanenkan kontraknya dan lebih memilih pulang ke negeri asalnya Chile, kata Presiden Universidad de Chile Jose Luis Navarrete seperti dilaporkan Daily Mail, Senin.
Penyerang berusia 31 tahun itu dipinjamkan ke Inter Milan setelah kesulitan berkembang sejak berlabuh di Old Trafford pada Januari 2018.
Masa depan Sanchez di klub itu tidak menentu, namun Navarrete sang presiden klub sepak bola Universidad de Chile menyatakan Sanchez ingin mengakhiri karirnya di klub pimpinannya.
Kepada DirecTV via Sempreinter, Navarrete berkata "saya sudah berbicara dengan Alexis Sanchez dan dia adalah penggemar Universidad de Chile."
"Dia ingin pensiun dengan bermain untuk klub ini. Saya ingin mendapatkan Marcelo Diaz, Isla, Edu Vargas, Alexis Sanchez, semuanya, tapi Anda harus realistis," sambung Navarrete.
"Skenario ekonominya tidak terang, akan tergantung kepada seberapa besar mereka bersedia menyerah untuk datang ke Universidad De Chile."
Inter Milan kabarnya tak mau mempermanenkan Sanchez sehingga harus kembali ke United yang sudah tak menginginkannya lagi dan dia kini berpendapatakn 505.000 pound per pekan.
Untuk itu pemain timnas Chile itu terpaksa bersedia dipangkas gajinya akan bisa diambil klub lain dan Ole Gunnar Solskjaer memungkinkan hal itu terjadi.
Sanchez melewati musim yang membuatnya frustrasi di Italia dengan cuma memasukkan sebuah gol dari 15 kali bermain sebelum lockdown virus corona menghentikan Serie A.
Namun demikian kabarnya pula AS Roma meminati Sanchez dan sempat memonitornya musim panas lalu sebelum Sanchez memastikan diri pindah ke San Siro.
Sejak pindah dari Arsenal pada 2018, karir Sanchez di Old Trafford hanya menghasilkan lima gol dari 45 kali bertanding.
Penyerang berusia 31 tahun itu dipinjamkan ke Inter Milan setelah kesulitan berkembang sejak berlabuh di Old Trafford pada Januari 2018.
Masa depan Sanchez di klub itu tidak menentu, namun Navarrete sang presiden klub sepak bola Universidad de Chile menyatakan Sanchez ingin mengakhiri karirnya di klub pimpinannya.
Kepada DirecTV via Sempreinter, Navarrete berkata "saya sudah berbicara dengan Alexis Sanchez dan dia adalah penggemar Universidad de Chile."
"Dia ingin pensiun dengan bermain untuk klub ini. Saya ingin mendapatkan Marcelo Diaz, Isla, Edu Vargas, Alexis Sanchez, semuanya, tapi Anda harus realistis," sambung Navarrete.
"Skenario ekonominya tidak terang, akan tergantung kepada seberapa besar mereka bersedia menyerah untuk datang ke Universidad De Chile."
Inter Milan kabarnya tak mau mempermanenkan Sanchez sehingga harus kembali ke United yang sudah tak menginginkannya lagi dan dia kini berpendapatakn 505.000 pound per pekan.
Untuk itu pemain timnas Chile itu terpaksa bersedia dipangkas gajinya akan bisa diambil klub lain dan Ole Gunnar Solskjaer memungkinkan hal itu terjadi.
Sanchez melewati musim yang membuatnya frustrasi di Italia dengan cuma memasukkan sebuah gol dari 15 kali bermain sebelum lockdown virus corona menghentikan Serie A.
Namun demikian kabarnya pula AS Roma meminati Sanchez dan sempat memonitornya musim panas lalu sebelum Sanchez memastikan diri pindah ke San Siro.
Sejak pindah dari Arsenal pada 2018, karir Sanchez di Old Trafford hanya menghasilkan lima gol dari 45 kali bertanding.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A, butuh dua kemenangan lagi untuk juara
20 April 2026 9:46 WIB
Inter Milan koleksi 72 poin usai hajar Como, gelar juara Liga Italia tinggal tunggu waktu
13 April 2026 7:36 WIB
Hasil Liga Italia: Napoli bungkam AC Milan, Inter Milan kian kokoh di puncak klasemen
07 April 2026 6:30 WIB
Klasemen Liga Italia: Bologna naik ke peringkat delapan usai kalahkan Cremonese
06 April 2026 7:41 WIB
Austria ikuti jejak Spanyol dan Italia tolak permintaan militer Amerika Serikat
03 April 2026 7:04 WIB