Provider internet Inggris sepakat hapus pembatasan kuota selama corona
Minggu, 29 Maret 2020 16:49 WIB
Ilustrasi internet (Pixabay)
London (ANTARA) - Penyedia telekomunikasi besar Inggris telah sepakat untuk menghapus semua batasan kuota data pada layanan broadband fixed-line yang telah menjadi penyelamat bagi orang-orang yang terisolasi di rumah selama krisis virus corona, kata pemerintah pada Minggu.
Perusahaan-perusahaan itu, yang meliputi BT, Virgin Media, Sky dan TalkTalk, berkomitmen untuk mendukung dan melindungi pelanggan yang rentan selama pandemi setelah pembicaraan dengan pemerintah dan regulator Ofcom.
Langkah-langkah lain termasuk membantu pelanggan yang merasa kesulitan untuk membayar tagihan sebagai akibat dari epidemi, meningkatkan paket telepon genggam dan telepon rumah untuk memastikan orang-orang dapat tetap terhubung, dan memprioritaskan perbaikan untuk pelanggan yang rentan.
"Sangat penting agar orang tetap tinggal di rumah untuk melindungi NHS (layanan kesehatan) dan menyelamatkan jiwa. Paket ini membantu orang untuk tetap terhubung sementara mereka tinggal di rumah," kata Menteri Digital Oliver Dowden dalam pernyataan pemerintah.
Banyak perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mendukung pelanggan selama krisis, termasuk mempermudah orang yang rentan untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Perusahaan lain yang menyetujui komitmen tersebut adalah Openreach, O2, Vodafone, Three, Hyperoptik, Gigaclear dan KCOM.
Sumber: Reuters
Perusahaan-perusahaan itu, yang meliputi BT, Virgin Media, Sky dan TalkTalk, berkomitmen untuk mendukung dan melindungi pelanggan yang rentan selama pandemi setelah pembicaraan dengan pemerintah dan regulator Ofcom.
Langkah-langkah lain termasuk membantu pelanggan yang merasa kesulitan untuk membayar tagihan sebagai akibat dari epidemi, meningkatkan paket telepon genggam dan telepon rumah untuk memastikan orang-orang dapat tetap terhubung, dan memprioritaskan perbaikan untuk pelanggan yang rentan.
"Sangat penting agar orang tetap tinggal di rumah untuk melindungi NHS (layanan kesehatan) dan menyelamatkan jiwa. Paket ini membantu orang untuk tetap terhubung sementara mereka tinggal di rumah," kata Menteri Digital Oliver Dowden dalam pernyataan pemerintah.
Banyak perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mendukung pelanggan selama krisis, termasuk mempermudah orang yang rentan untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Perusahaan lain yang menyetujui komitmen tersebut adalah Openreach, O2, Vodafone, Three, Hyperoptik, Gigaclear dan KCOM.
Sumber: Reuters
Pewarta : Gusti Nur Cahya Aryani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lakukan perintangan, pengacara dan terpidana kasus korupsi internet Muba jadi tersangka
02 June 2025 21:00 WIB
Kabel internet semeraut di enam kecamatan Palembang, Pemkot ancam tertibkan paksa
15 May 2025 19:13 WIB