Jakarta (ANTARA) - Produsen telepon genggam atau ponsel lokal, Advan optimistis penjualan produk-produknya di Indonesia akan semakin cerah setelah pemberlakuan aturan "International Mobile Equipment Identity" (IMEI) oleh pemerintah.
Menurut Andy, selama ini produk-produk ponsel ilegal dari pasar gelap itu merupakan musuh Advan karena "menggerogoti" pasar mereka.
"Misal produk A kami dengan harga Rp1 juta dengan kualitas tertentu ketika berhadapan dengan produk ilegal merek luar Indonesia dari pasar gelap dengan harga sama dan kualitas yang lebih baik, banyak calon pembeli yang menjadi segmen pasar kami memilih produk dari pasar gelap itu," kata dia.
Andy Gusena berharap setelah pemberlakuan aturan IMEI dilakukan produk-produk ponsel lokal, termasuk Advan dapat bersaing dengan merek-merek yang berasal dari luar Indonesia.
"Saat ini merek Advan menduduki peringkat lima dalam pasar ponsel nasional," klaim Andy.
Sementara itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah menyiapkan kebijakan pemblokiran ponsel ilegal di Indonesia dengan didasarkan pada validasi IMEI atau atau nomor identitas khusus yang dikeluarkan oleh Global System Mobile Association (GSMA) untuk tiap slot kartu "subscriber identity module" (SIM).
"Kami menyambut positif pemberlakuan itu. Langkah tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan melindungi pemerintah melindungi produk ponsel lokal seperti kami," kata Brand Director Advan, Andy Gusena saat peluncuran produk terbaru mereka di Jakarta, Jumat.
Dengan begitu, kata dia, produk-produk ponsel ilegal dari pasar gelap atau black market tidak lagi beredar di Indonesia.
Baca juga: Bisnis ponsel murah semakin ketat
Dia berharap peringkat Advan semakin membaik setelah pemberlakuan aturan IMEI itu.
"Pada 2016 wacana ini pernah dibahas tetapi implementasinya molor hingga sekarang. Saya berharap ini segera terealisasi dan dilaksanakan secara konsisten dan ketat," harap Andy.
Rencananya penerbitan Peraturan Menteri akan dilakukan pada 17 Agustus 2019.
Baca juga: Google keluarkan ponsel murah Pixel 3a
Produsen ponsel lokal sambut pemberlakuan IMEI
Jumat, 5 Juli 2019 16:37 WIB
Dua model menunjukkan produk terbaru ponsel lokal Indonesia, Advan di Jakarta, Jumat (5/7/2019). (ANTARA/Aditya Pradana Putra)
Pewarta : Aditya Pradana Putra
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang diri dibantu 'Si Melon", seorang pria bobol toko HP hingga rugikan Rp500 juta
22 March 2024 2:05 WIB, 2024
Tukang pijat bawa kabur ponsel pasien, akhirnya pasrah dijemput polisi
08 February 2024 16:56 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB