Rini usulkan minyak sawit jadi BBM diproses di Italia
Minggu, 17 Februari 2019 14:29 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Pertamina Nicke Widyawati meninjauh penerapan digitalisasi SPBU di Palembang, Minggu (17/2). (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)
Palembang, 17/2 (Antara) - Menteri BUMN Rini Soemarno mengusulkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) menjadi bahan bakar minyak ramah lingkungan (biofuel) hingga kandungan mencapai seratus persen diproses di Italia.
Rini yang dijumpai di Palembang, Minggu, seusai memantau proses digitalisasi SPBU, mengatakan, usulan itu telah dibicarakan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum lama ini.
“Jika boleh kami ingin membeli minyak kelapa sawit (CPO) dari petani untuk kemudian dikirim ke Italia. Mereka yang proses kemudian dikirim kembali Indonesia, sampai kilang kami selesai," kata Rini.
Ia mengatakan, nantinya pemerintah akan membuat kontrak dengan PT Eni terkait pemprosesan minyak sawit tersebut hingga pembangunan kilang extension selesai, dengan target 2021.
Sejauh ini terdapat dua kilang yang menjadi fokus utama PT Pertamina untuk Green Refenery (kilang ramah lingkungan) yakni Kilang Plaju, Palembang, Sumatera Selatan dan Kilang Dumai, Riau.
Kedua kilang ini bertugas memproduksi B20 untuk memenuhi permintaan dalam negeri.
“Saat ini, penggunakan B20 yang sudah full. Sekarang solar di pasaran, semuanya sudah biofuel (ada campuran minyak sawit 20 persen, red),” kata Rini.
Minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebagai sebuah sumber energi sudah banyak diaplikasikan untuk berbagai keperluan. Tak hanya untuk bahan bakar kendaraan, CPO juga bisa digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menandatangi kerja sama bidang energi terbarukan dengan perusahaan Italia Eni S.p.A pada 30 Januari 2019.
Tiga kesepakatan itu, yakni pengembangan kilang ramah lingkungan (Green Refinery), pemrosesan minyak sawit, kemudian circular economy, low carbon products, dan renewable energy.
Pemerintah berharap dengan diproduksinya BBM berbahan minyak sawit ini maka impor minyak mentah yang selama ini menguras devisa negara, bisa terkurangi. Selain itu untuk mendorong program Nawa Cita pemerintah yang salah satunya adalah kemandirian energi nasional.***1***
Rini yang dijumpai di Palembang, Minggu, seusai memantau proses digitalisasi SPBU, mengatakan, usulan itu telah dibicarakan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum lama ini.
“Jika boleh kami ingin membeli minyak kelapa sawit (CPO) dari petani untuk kemudian dikirim ke Italia. Mereka yang proses kemudian dikirim kembali Indonesia, sampai kilang kami selesai," kata Rini.
Ia mengatakan, nantinya pemerintah akan membuat kontrak dengan PT Eni terkait pemprosesan minyak sawit tersebut hingga pembangunan kilang extension selesai, dengan target 2021.
Sejauh ini terdapat dua kilang yang menjadi fokus utama PT Pertamina untuk Green Refenery (kilang ramah lingkungan) yakni Kilang Plaju, Palembang, Sumatera Selatan dan Kilang Dumai, Riau.
Kedua kilang ini bertugas memproduksi B20 untuk memenuhi permintaan dalam negeri.
“Saat ini, penggunakan B20 yang sudah full. Sekarang solar di pasaran, semuanya sudah biofuel (ada campuran minyak sawit 20 persen, red),” kata Rini.
Minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebagai sebuah sumber energi sudah banyak diaplikasikan untuk berbagai keperluan. Tak hanya untuk bahan bakar kendaraan, CPO juga bisa digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menandatangi kerja sama bidang energi terbarukan dengan perusahaan Italia Eni S.p.A pada 30 Januari 2019.
Tiga kesepakatan itu, yakni pengembangan kilang ramah lingkungan (Green Refinery), pemrosesan minyak sawit, kemudian circular economy, low carbon products, dan renewable energy.
Pemerintah berharap dengan diproduksinya BBM berbahan minyak sawit ini maka impor minyak mentah yang selama ini menguras devisa negara, bisa terkurangi. Selain itu untuk mendorong program Nawa Cita pemerintah yang salah satunya adalah kemandirian energi nasional.***1***
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga perluas SPBU Nelayan di wilayah 3T melalui program BBM Satu Harga
30 April 2026 7:53 WIB
Pertamina sesuaikan harga Pertamax Turbo dan Dexlite per April 2026, berikut rinciannya
27 April 2026 10:17 WIB
Pertamina Patra Niaga tingkatkan standar layanan di 1.802 SPBU melalui Retail Make Over
09 April 2026 8:04 WIB
Isu kenaikan harga BBM picu antrean panjang di SPBU, pemerintah pastikan harga tetap
31 March 2026 19:53 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut pastikan stok BBM aman dan siagakan 37 motoris
29 March 2026 14:54 WIB
Mudik 2026: Pertamina siapkan SPBU 24 jam hingga layanan pangkas rambut di Rest Area
06 March 2026 11:10 WIB
Kronologi tiga pegawai SPBU dianiaya oknum aparat, berawal dari tolak isi Pertalite
23 February 2026 19:49 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB