Kabupaten OKU bangun museum situs purbakala
Senin, 3 September 2018 19:55 WIB
Dokumentasi - Pengunjung mengamati koleksi manusia purba pada Pameran Museum Manusia Purba Sangiran di Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/10). (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)
Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membangun museum situs posil peradaban manusia purbakala berusia ribuan tahun lalu yang ditemukan di Goa Harimau di wilayah itu.
"Museum yang dinamai Goa Harimau ini nantinya memamerkan situs purbakala dan kerangka manusia yang ditemukan tim arkeolog beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Ogan Komering Ulu (OKU) Paisol Ibrahim di Baturaja, Senin.
Dia mengatakan, museum yang dibangun di kawasan objek wisata Goa Putri di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji tersebut saat ini pengerjaannya sudah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan akan rampung sebelum akhir 2018.
"Proses pengerjaannya saat ini hampir rampung. Rencananya peresmiannya nanti diresmikan awal 2019," katanya.
Museum situs ini dibangun termegah dibandingkan museum lain yang ada di luar Jawa karena memiliki kelengkapan isi yang tersimpan didalamnya sejumlah situs peninggalan manusia purbakala.
"Nantinya seluruh situs peradaban dan termasuk posil kerangka manusia yang ditemukan di Goa Harimau akan diangkat dan masuk ke dalam museum untuk dipamerkan," jelasnya.
Dia mengemukakan, museum tersebut nantinya dilengkapi fasilitas pendukung seperti lahan parkir yang terletak di depan gerbang objek wisata Goa Putri.
Selain itu lanjut dia, pihaknya juga akan memperbaiki infrastruktur sekaligus penataan lingkungan termasuk perbaikan pagar yang ada di dalam Goa Putri guna menarik minat wisatawan berkunjung.
"Tahun ini kami memperbaiki taludnya dulu termasuk penambahan gajebo atau tempat peristirahatan bagi pengunjung agar lebih nyaman," ujar dia.
"Museum yang dinamai Goa Harimau ini nantinya memamerkan situs purbakala dan kerangka manusia yang ditemukan tim arkeolog beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Ogan Komering Ulu (OKU) Paisol Ibrahim di Baturaja, Senin.
Dia mengatakan, museum yang dibangun di kawasan objek wisata Goa Putri di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji tersebut saat ini pengerjaannya sudah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan akan rampung sebelum akhir 2018.
"Proses pengerjaannya saat ini hampir rampung. Rencananya peresmiannya nanti diresmikan awal 2019," katanya.
Museum situs ini dibangun termegah dibandingkan museum lain yang ada di luar Jawa karena memiliki kelengkapan isi yang tersimpan didalamnya sejumlah situs peninggalan manusia purbakala.
"Nantinya seluruh situs peradaban dan termasuk posil kerangka manusia yang ditemukan di Goa Harimau akan diangkat dan masuk ke dalam museum untuk dipamerkan," jelasnya.
Dia mengemukakan, museum tersebut nantinya dilengkapi fasilitas pendukung seperti lahan parkir yang terletak di depan gerbang objek wisata Goa Putri.
Selain itu lanjut dia, pihaknya juga akan memperbaiki infrastruktur sekaligus penataan lingkungan termasuk perbaikan pagar yang ada di dalam Goa Putri guna menarik minat wisatawan berkunjung.
"Tahun ini kami memperbaiki taludnya dulu termasuk penambahan gajebo atau tempat peristirahatan bagi pengunjung agar lebih nyaman," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menbud Fadli Zon buka Pameran Perangko 80 Pahlawan di Museum SMB Palembang
20 October 2025 14:23 WIB
Asosiasi pengusaha kue Sumsel santuni 50 anak yatim di Museum Bayt Al-Quran akbar
13 September 2025 9:39 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB