Facebook hapus konten cara merakit senjata
Jumat, 10 Agustus 2018 18:38 WIB
Facebook. (ANTARA Sumsel/REUTERS/Thomas Hodel )
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Facebook Inc menghapus konten yang menginstruksikan cara membuat senjata api menggunakan mesin cetak 3D, 3D printing, menyikapi polemik penggunaan senjata di Amerika Serikat.
"Membagikan instruksi bagaimana mencetak senjata menggunakan mesin cetak 3D tidak diizinkan berdasarkan Standard Komunitas kami. Sejalan dengan kebijakan kami, kami menghapus konten seperti ini dari Facebook," demikian keterangan Facebook, dikutip dari Reuters.
Facebook tidak menjelaskan apakah mereka hanya menghapus konten atau sekaligus laman dan akun yang mengunggah konten tersebut.
Facebook giat mengeluarkan kebijakan atau aksi untuk mengatasi sebaran hoax, berita palsu, ujaran kebencian dan konten yang mengandung kekerasan di platform mereka. Pekan ini, mereka menghapus laman Alex Jones, pendiri situs Infowars karena dianggap banyak berisi kekerasan dan ujaran kebencian.
Langkah Facebook untuk bersih-bersih platform mereka ini juga dilakukan jelang pemilu di AS pada November mendatang, salah satunya menghapus laman dan akun palsu yang diduga menggiring opini publik tentang isu politik.
"Membagikan instruksi bagaimana mencetak senjata menggunakan mesin cetak 3D tidak diizinkan berdasarkan Standard Komunitas kami. Sejalan dengan kebijakan kami, kami menghapus konten seperti ini dari Facebook," demikian keterangan Facebook, dikutip dari Reuters.
Facebook tidak menjelaskan apakah mereka hanya menghapus konten atau sekaligus laman dan akun yang mengunggah konten tersebut.
Facebook giat mengeluarkan kebijakan atau aksi untuk mengatasi sebaran hoax, berita palsu, ujaran kebencian dan konten yang mengandung kekerasan di platform mereka. Pekan ini, mereka menghapus laman Alex Jones, pendiri situs Infowars karena dianggap banyak berisi kekerasan dan ujaran kebencian.
Langkah Facebook untuk bersih-bersih platform mereka ini juga dilakukan jelang pemilu di AS pada November mendatang, salah satunya menghapus laman dan akun palsu yang diduga menggiring opini publik tentang isu politik.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi periksa tersangka NH terkait status di FB soal KRI Nanggala-402
27 April 2021 15:52 WIB, 2021
Facebook perkenalkan mode gelap untuk aplikasi seluler guna mengurangi silau dari layar
29 June 2020 8:30 WIB, 2020
Bappebti blokir 112 halaman FB, 73 akun instagram dan 262 domain situs perdagangan ilegal
19 June 2020 11:39 WIB, 2020
Mabes Polri pesan ke jajarannya jangan bereaksi berlebihan terhadap candaan di FB terkait Gus Dur
18 June 2020 23:02 WIB, 2020
Pemilik akun FB menghina polisi dipulangkan dengan berbagai pertimbangan
03 June 2020 21:53 WIB, 2020
Palsukan akun FB Kapolres Tanjab Barat, seorang pemuda buka donasi penggalangan dana corona
27 May 2020 7:28 WIB, 2020
Polisi tangkap pemilik akun FB terkait "berita Kapolda Papua hoaks"
01 February 2020 20:06 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kasus TPPU eks Jampidsus segera disidangkan, kuasa hukum sebut Febrie kooperatif
16 September 2026 9:16 WIB
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB