Legislator minta aset daerah dipelihara dengan baik
Selasa, 31 Juli 2018 17:46 WIB
Budiarto Marsul (ANTARA News Sumsel/Susilawati)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan Budiarto Marsul meminta kepada pengelola aset untuk memelihara sejumlah aset daerah yang ada dengan baik.
"Kami ingin aset daerah ini dicatat dengan baik dan dipelihara dengan baik pula," kata Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan Budiarto Marsul saat ditanya mengenai aset daerah di Palembang, Selasa.
Menurut dia, aset daerah itu luar biasa besarnya yang penyebaran di organisasi perangkat daerah-organisasi perangkat daerah (OPD), ada aset yang bergerak dan tidak bergerak.
Ia menuturkan, pengelola aset itu silih berganti, bisa jadi dengan pergantian pejabat-pejabat sejarahnya akan hilang.
"Karena itu, kami ingin aset kita oleh pengelola aset ini dicatat dengan baik dan dipelihara dengan baik, kalau ada tanah yang belum disertifikat, maka disertifikatkan," katanya.
Ia menyatakan kalau aset ini akan berpengaruh dalam penilaian baik dan tidaknya keuangan pemerintah oleh BPK RI, salah satunya Sumsel WTP (wajar tanpa pengecualian) antara lain semakin baiknya pengelolaan aset daerah.
"Kami ingin terus dilakukan perbaikan-perbaikan dalam pengelolaan aset-aset daerah Sumsel ini," ujar Budiarto Marsul yang merupakan politisi dari Partai Gerindra tersebut.
Sementara mengenai berapa besar nilai aset yang ada sekarang ini, ia menyampaikan cukup besar. Jadi, aset daerah ini berkembang setiap tahun, ada penambahan dan pelepasan aset, tuturnya.
"Ke depan kita harapkan pengelolaan aset daerah ini dilakukan dengan baik dan tercatat dengan baik pula," katanya.
"Kami ingin aset daerah ini dicatat dengan baik dan dipelihara dengan baik pula," kata Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan Budiarto Marsul saat ditanya mengenai aset daerah di Palembang, Selasa.
Menurut dia, aset daerah itu luar biasa besarnya yang penyebaran di organisasi perangkat daerah-organisasi perangkat daerah (OPD), ada aset yang bergerak dan tidak bergerak.
Ia menuturkan, pengelola aset itu silih berganti, bisa jadi dengan pergantian pejabat-pejabat sejarahnya akan hilang.
"Karena itu, kami ingin aset kita oleh pengelola aset ini dicatat dengan baik dan dipelihara dengan baik, kalau ada tanah yang belum disertifikat, maka disertifikatkan," katanya.
Ia menyatakan kalau aset ini akan berpengaruh dalam penilaian baik dan tidaknya keuangan pemerintah oleh BPK RI, salah satunya Sumsel WTP (wajar tanpa pengecualian) antara lain semakin baiknya pengelolaan aset daerah.
"Kami ingin terus dilakukan perbaikan-perbaikan dalam pengelolaan aset-aset daerah Sumsel ini," ujar Budiarto Marsul yang merupakan politisi dari Partai Gerindra tersebut.
Sementara mengenai berapa besar nilai aset yang ada sekarang ini, ia menyampaikan cukup besar. Jadi, aset daerah ini berkembang setiap tahun, ada penambahan dan pelepasan aset, tuturnya.
"Ke depan kita harapkan pengelolaan aset daerah ini dilakukan dengan baik dan tercatat dengan baik pula," katanya.
Pewarta : Susilawati
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari OKI kembalikan 147 unit kendaraan roda empat kepada pemda, pulihkan aset
28 April 2025 17:19 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polda Sumsel edukasi 2.415 warga di sembilan daerah terkait pencegahan karhutla
31 August 2026 18:55 WIB
Polisi Banyuasin tetapkan satu tersangka pembakar lahan di Kecamatan Suak Tapeh
31 August 2026 18:53 WIB
Kejati Sumsel tangani tujuh perkara karhutla dan tujuh tersangka per Agustus 2026
28 August 2026 19:55 WIB