Palembang (ANTARA News Sumsel) - Psikolog RS Hermina Palembang Anrilia Ema mengatakan anak yang bermain gawai termasuk game online dan media sosial sangat berbahaya.
Menurutnya anak bisa menyebabkan perilaku kecanduan. Apalagi jika penggunaanya tidak memiliki batas waktu dan tidak dalam pengawasan orang tua.
"Bila aktivitas bermain game diberi batasan waktu sesuai usia anak (misalnya untuk anak di bawah 12 tahun maksimal 1 jam dalam sehari) dan didampingi oleh orang tua maka efek negatifnya bisa diminimalisir," ujar Ema di Palembang, Sabtu.
Menurutnya kenapa medsos dan game online tidak cocok dimainkan anak di bawah 10 tahun. Sebab, jenis permainannya tidak merangsang perkembangan motorik anak.
Bila anak terlalu sering dibiarkan maka dampak psikologisnya yang paling nyata adalah terhambatnya perkembangan psikologis anak, terutama pada perkembangan sosialisasi, kematangan emosi dan motorik.
"Terlalu sering bermain permainan itu juga menimbulkan dampak lanjutan yaitu terbentuknya perilaku kecanduan," katanya.
Anak menjadi lebih senang menyendiri dengan permainannya, menolak berinteraksi sosial langsung dengan teman bahkan dengan anggota keluarga lain.
Terkesan cemas ingin selalu terkoneksi internet karena mempengaruhi permainannya, malas bergerak dan melakukan aktivitas lazim yang dilakukan, pola bermain tidak bervariasi.
Tambah dia, dampak negatif lain yang sering dikeluhkan orang tua adalah pola belajar anak menjadi berantakan.
"Anak sulit diarahkan untuk melakukan aktivitas belajar secara teratur sehingga dampak selanjutnya prestasi belajar rawan menurun," pungkasnya.
Anak bermain gawai timbulkan kecanduan
Sabtu, 21 Juli 2018 10:12 WIB
Dokumentasi- Bermain gawai (pixabay.com)
Pewarta : Kiki Wulandari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus penganiayaan balita di Banda Aceh: Tiga pengasuh Daycare jadi tersangka
30 April 2026 7:28 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB