Bazar Ramadhan promosikan kain Jumputan
Kamis, 31 Mei 2018 11:28 WIB
Pengunjung tampak memperhatikan kain jumputan yang di jual pada bazar ramadhan yang di gelar Pemkot Palembang, Kamis (31/5) (ANTARA News Sumsel/Kiki Wulandari/Erwin Matondang/18)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kota Palembang menggelar bazar ramadhan di halaman rumah dinas Wali Kota Palembang. Bazar yang digelar pada bulan puasa dan menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 berfokus menjual produk fesyen umat muslim dari kain khas Palembang.
"Di pasar ramadhan ini banyak para usaha kecil menengah menawarkan baju dengan khas kain palembang salah satunya jumputan," ujar Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib usai membuka bazar ramadhan di Palembang, Kamis.
Menurutnya dengan adanya bazar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat mengkreasikan koleksi produksi pengrajin untuk para konsumen khususnya menyambut Asian Games.
"Busana ini juga hasil kerajinan masyarakat palembang yang begitu beragam. Banyak pilihan dan warna sehingga masyarakat dapat memilih sesuai keinginan," kata dia.
Sementara itu, seorang peserta bazar Diana menjelaskan koleksi busananya menggunakan kain jumputan dan kain jupri.
"Bahan jumputan dan jupri ini lagi tren digunakan para wanita muda hingga ibu-ibu," ungkapnya.
Untuk mendapatkan kedua kain ini ia mendatangi perajin kain jumputan dan kain jupri. Dari kain tersebut didesain menjadi berbagai busana. Diantaranya, busana kantoran yang saat ini kebutuhannya cukup banyak permintaanya karena pemerintah daerah sudah mewajibkan untuk mengenakan busana kain tradisional.
"Di pasar ramadhan ini banyak para usaha kecil menengah menawarkan baju dengan khas kain palembang salah satunya jumputan," ujar Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib usai membuka bazar ramadhan di Palembang, Kamis.
Menurutnya dengan adanya bazar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat mengkreasikan koleksi produksi pengrajin untuk para konsumen khususnya menyambut Asian Games.
"Busana ini juga hasil kerajinan masyarakat palembang yang begitu beragam. Banyak pilihan dan warna sehingga masyarakat dapat memilih sesuai keinginan," kata dia.
Sementara itu, seorang peserta bazar Diana menjelaskan koleksi busananya menggunakan kain jumputan dan kain jupri.
"Bahan jumputan dan jupri ini lagi tren digunakan para wanita muda hingga ibu-ibu," ungkapnya.
Untuk mendapatkan kedua kain ini ia mendatangi perajin kain jumputan dan kain jupri. Dari kain tersebut didesain menjadi berbagai busana. Diantaranya, busana kantoran yang saat ini kebutuhannya cukup banyak permintaanya karena pemerintah daerah sudah mewajibkan untuk mengenakan busana kain tradisional.
Pewarta : Kiki Wulandari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkumham Sumsel pamerkan kekayaan intelektual di ajang "Merek Festival"
25 October 2023 1:00 WIB, 2023
Napi Lapas Perempuan Palembang dibekali keterampilan bikin kain jumputan
21 May 2023 17:48 WIB, 2023
Dewan Kesenian Palembang berikan pelatihan membuat kain khas jumputan
25 August 2022 17:09 WIB, 2022
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB