Dewan kopi Sumsel gandeng PT Pos kembangkan kopi daerah
Selasa, 29 Mei 2018 20:44 WIB
Kopi Semendo Muara Enim Sumse (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/13)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Dewan Kopi Sumatera Selatan akan mengandeng atau bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengembangkan produk unggulan daerah tersebut.
Ketua Dewan Kopi Sumatera Selatan Zain Ismed melalui humas Iwan Wahyudi di Palembang, Selasa mengatakan, kerja sama itu untuk membuka pasar komoditas unggulan daerah itu terutama dalam pemasaran.
Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan PT POS Indonesia mengenai pemasaran kopi khas Sumsel itu, ujar dia.
Dia mengatakan, selain itu tantangan dalam pemasaran cukup ketat apalagi dalam era digital sekarang ini.
Jadi kerja sama dengan PT POS tersebut untuk mengembangkan bisnis ala ritel produk kopi Sumsel agar mampu bersaing di era revolusi industri.
"Tantangan era digital saat ini tak bisa dihindari lagi, kita terus mengikuti perkembangan zaman, apalagi saat revolusi industri berjalan," katanya.
Jadi nantinya bila sudah bekerja sama maka pemasaran kopi baik hulu maupun hilir akan lebih mudah, ujar dia.
Memang, lanjut dia, dalam pertemuan itu PT Pos memiliki visi yang sama dengan DKS yakni berkeinginan membawa perubahan terkait kendala yang dihadapi komoditas kopi Sumsel baik di hulu maupun di hilirnya.
Apalagi Sumsel salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia karena hampir 21 persen produksi kopi nasional berasal dari daerah ini, kata dia.
Oleh karena itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan melaksanakan pertemuan lagi untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut, tambah dia.
Ketua Dewan Kopi Sumatera Selatan Zain Ismed melalui humas Iwan Wahyudi di Palembang, Selasa mengatakan, kerja sama itu untuk membuka pasar komoditas unggulan daerah itu terutama dalam pemasaran.
Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan PT POS Indonesia mengenai pemasaran kopi khas Sumsel itu, ujar dia.
Dia mengatakan, selain itu tantangan dalam pemasaran cukup ketat apalagi dalam era digital sekarang ini.
Jadi kerja sama dengan PT POS tersebut untuk mengembangkan bisnis ala ritel produk kopi Sumsel agar mampu bersaing di era revolusi industri.
"Tantangan era digital saat ini tak bisa dihindari lagi, kita terus mengikuti perkembangan zaman, apalagi saat revolusi industri berjalan," katanya.
Jadi nantinya bila sudah bekerja sama maka pemasaran kopi baik hulu maupun hilir akan lebih mudah, ujar dia.
Memang, lanjut dia, dalam pertemuan itu PT Pos memiliki visi yang sama dengan DKS yakni berkeinginan membawa perubahan terkait kendala yang dihadapi komoditas kopi Sumsel baik di hulu maupun di hilirnya.
Apalagi Sumsel salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia karena hampir 21 persen produksi kopi nasional berasal dari daerah ini, kata dia.
Oleh karena itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan melaksanakan pertemuan lagi untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut, tambah dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopi asal Muara Enim dan Lahat sudah go internasional, tembus pasar Malaysia
13 November 2025 7:18 WIB
Pusri dorong Desa Tebat Benawa makin sehat dan cerdas lewat program Kopi Berkelanjutan
12 November 2025 14:32 WIB
Dewan Kopi Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berikan penghargaan kepada Bupati Empat Lawang
29 October 2025 21:15 WIB
Pusri tingkatkan kapasitas UMK Desa Tebat Benawa lewat pelatihan digital marketing dan kopi kekinian
24 September 2025 12:05 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB