Pegadaian: Tebus barang jelang Lebaran meningkat
Senin, 28 Mei 2018 5:24 WIB
Arsip- Bazar emas Perum Pegadaian (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/17)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - PT Pegadaian (Persero) memperkirakan tebus barang menjelang Lebaran tahun 2018 akan meningkat sebagai modal bagi nasabah untuk menyiapkan mudik ke berbagai kota tujuan di Indonesia.
Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, menyatakan setiap menjelang Lebaran biasanya lebih banyak warga masyarakat yang menebus barang daripada menggadaikan barang.
"Tebus barang tahun ini kemungkinan meningkat didorong oleh cairnya THR dan gaji ke-13 para PNS dan pensiunan yang berlaku pada tahun ini, sehingga mereka akan mengambil kembali barang gadainya untuk digunakan pada hari Lebaran mendatang," kata Sunarso.
Ia menjelaskan barang gadai yang terbanyak ditebus menjelang Lebaran biasanya masih didominasi oleh perhiasan emas dengan kisaran 90 persen dari seluruh barang tebusan.
Ada pun proporsi antara tebus dan gadai barang masing-masing sekitar 70 persen dan 30 persen.
Sunarso menambahkan warga masyarakat yang menggadaikan barang menjelang Lebaran biasanya untuk keperluan Lebaran di luar kota.
"Banyak barang pribadi seperti kendaraan, emas dan barang elektronik digadaikan untuk pembiayaan Lebaran, sekaligus lebih aman dari pada dibiarkan di rumah kosong," kata dia.
Selain itu, libur Lebaran tahun ini cukup panjang sehingga banyak juga nasabah Pegadaian yang menitipkan barang berharga mereka, terutama perhiasan ke Pegadaian untuk faktor keamanan.
Untuk memberikan rasa aman, semua outlet Pegadaian dijaga selama 24 jam oleh petugas keamanan. Selain itu, semua outlet Pegadaian juga dilengkapi oleh kamera keamanan atau CCTV.
Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, menyatakan setiap menjelang Lebaran biasanya lebih banyak warga masyarakat yang menebus barang daripada menggadaikan barang.
"Tebus barang tahun ini kemungkinan meningkat didorong oleh cairnya THR dan gaji ke-13 para PNS dan pensiunan yang berlaku pada tahun ini, sehingga mereka akan mengambil kembali barang gadainya untuk digunakan pada hari Lebaran mendatang," kata Sunarso.
Ia menjelaskan barang gadai yang terbanyak ditebus menjelang Lebaran biasanya masih didominasi oleh perhiasan emas dengan kisaran 90 persen dari seluruh barang tebusan.
Ada pun proporsi antara tebus dan gadai barang masing-masing sekitar 70 persen dan 30 persen.
Sunarso menambahkan warga masyarakat yang menggadaikan barang menjelang Lebaran biasanya untuk keperluan Lebaran di luar kota.
"Banyak barang pribadi seperti kendaraan, emas dan barang elektronik digadaikan untuk pembiayaan Lebaran, sekaligus lebih aman dari pada dibiarkan di rumah kosong," kata dia.
Selain itu, libur Lebaran tahun ini cukup panjang sehingga banyak juga nasabah Pegadaian yang menitipkan barang berharga mereka, terutama perhiasan ke Pegadaian untuk faktor keamanan.
Untuk memberikan rasa aman, semua outlet Pegadaian dijaga selama 24 jam oleh petugas keamanan. Selain itu, semua outlet Pegadaian juga dilengkapi oleh kamera keamanan atau CCTV.
Pewarta : Mentari Dwi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina MOR II Sumbagsel bangun 20 outlet pertashop di Kabupaten OKU
09 October 2021 18:53 WIB, 2021
Minat Pertamax Turbo meningkat, Pertamina bakal tambah 10 outlet baru di Lampung
09 November 2020 19:34 WIB, 2020
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pupuk Indonesia pastikan pasokan pupuk nasional aman di tengah konflik Timur Tengah
11 March 2026 13:53 WIB