Ikatan Ilmuwan Indonesia I4 data ilmuwan diaspora
Senin, 26 Februari 2018 12:35 WIB
Arsip- Penelitian. (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News Sumsel)n- Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) melakukan pendataan terhadap ilmuwan Indonesia yang berkiprah di sejumlah universitas maupun lembaga ternama di luar negeri.
"Saat ini kami sedang melakukan pendataan terhadap ilmuwan diaspora Indonesia di luar negeri. Dari data kami, di Amerika Serikat ada sekitar 87 ilmuwan kita yang berkiprah di sejumlah universitas ternama," ujar Ketua Umum I4 periode 2018-2020, Profesor Deden Rukmana, kepada Antara di Jakarta, Senin.
Para ilmuwan tersebut tidak hanya berkarir sebagai dosen namun juga banyak berkarir sebagai peneliti di lembaga riset, dengan minimal pendidikan doktor,kata Deden Rukmana.
Profesor penuh Perencanaan dan Kajian Perkotaan dari Universitas Savannah Amerika Serikat itu menjelaskan, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap ilmuwan diaspora di Jepang, Australia maupun Eropa.
"Tujuannya untuk menyinergikan potensi ilmuwan Indonesia di luar negeri dan pemangku kepentingan yang ada di Tanah Air demi peningkatan sumber daya manusia dan pengetahuan," jelas Profesor Deden Rukmana.
Selain itu juga untuk meningkatkan kerja sama antara ilmuwan diaspora dan dosen yang ada di Tanah Air. Diharapkan akan tercipta hubungan yang baik dengan para ilmuwan yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut, sehingga dapat meningkatkan jumlah penelitian maupun karya ilmiah di dalam negeri.
"Kami merupakan organisasi nonpartisan, jadi siapa pun pemerintahnya kami tetap akan bekerja sama untuk peningkatan sumber daya manusia serta riset di Tanah Air," tegas Deden.
I4 merupakan wadah ilmuwan Indonesia di dalam negeri dan luar negeri yang berasal dari konsepsi pengumpulan ilmuwan Indonesia dari seluruh dunia yang diprakarsai oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman pada medio 2007.
(T.I025/A.F. Firman)
"Saat ini kami sedang melakukan pendataan terhadap ilmuwan diaspora Indonesia di luar negeri. Dari data kami, di Amerika Serikat ada sekitar 87 ilmuwan kita yang berkiprah di sejumlah universitas ternama," ujar Ketua Umum I4 periode 2018-2020, Profesor Deden Rukmana, kepada Antara di Jakarta, Senin.
Para ilmuwan tersebut tidak hanya berkarir sebagai dosen namun juga banyak berkarir sebagai peneliti di lembaga riset, dengan minimal pendidikan doktor,kata Deden Rukmana.
Profesor penuh Perencanaan dan Kajian Perkotaan dari Universitas Savannah Amerika Serikat itu menjelaskan, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap ilmuwan diaspora di Jepang, Australia maupun Eropa.
"Tujuannya untuk menyinergikan potensi ilmuwan Indonesia di luar negeri dan pemangku kepentingan yang ada di Tanah Air demi peningkatan sumber daya manusia dan pengetahuan," jelas Profesor Deden Rukmana.
Selain itu juga untuk meningkatkan kerja sama antara ilmuwan diaspora dan dosen yang ada di Tanah Air. Diharapkan akan tercipta hubungan yang baik dengan para ilmuwan yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut, sehingga dapat meningkatkan jumlah penelitian maupun karya ilmiah di dalam negeri.
"Kami merupakan organisasi nonpartisan, jadi siapa pun pemerintahnya kami tetap akan bekerja sama untuk peningkatan sumber daya manusia serta riset di Tanah Air," tegas Deden.
I4 merupakan wadah ilmuwan Indonesia di dalam negeri dan luar negeri yang berasal dari konsepsi pengumpulan ilmuwan Indonesia dari seluruh dunia yang diprakarsai oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman pada medio 2007.
(T.I025/A.F. Firman)
Pewarta : Indriani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tari Saman Gayo sambut ilmuwan dunia dalam peringatan 20 tahun tsunami Aceh
10 November 2024 17:00 WIB, 2024
Rusia tangkap ilmuwan fisika diduga berkolaborasi dengan dinas rahasia China
01 July 2022 15:12 WIB, 2022
Dua orang dosen USU masuk daftar Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia
29 October 2021 20:03 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Ombudsman Sumsel dorong Disdik sediakan kanal pengaduan pelaksanaan masuk sekolah
20 May 2026 21:21 WIB