Travel Zamzam programkan umrah gratis ulama Palembang
Senin, 27 November 2017 16:28 WIB
Kepala Perwakilan Travel ZIA Palembang Ustad H Irwansyah foto bersama pengurus Yayasan Masjid Agung Palembang. (ANTARA Sumsel/17/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengelola biro perjalanan ibadah umrah dan haji khusus di Palembang, Sumatera Selatan, PT Zamzam Indah Abadi memprogramkan pemberangkatan umrah secara gratis bagi ulama di Bumi Sriwijaya itu.
"PT Zamzam Indah Abadi (ZIA) bekerja sama dengan Yayasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang akan memberangkatkan ulama, dan pengurus yayasan masjid itu untuk mendampingi seluruh jamaah umrah yang berangkat menggunakan ZIA," kata Kepala Perwakilan Travel Umrah ZIA Palembang, Ustadz H Irwansyah ST, di Palembang, Senin.
Menurut dia, untuk merealisasikan program umrah gratis bagi ulama dan pengurus masjid agung Palembang, pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Ketua Umum Yayasan Masjid Agung SMB II Palembang Drs H Anshori Madani.
Program umrah gratis itu direncanakan dimulai 2018 bersamaan dengan pemberangkatan jamaah travel ZIA dari Palembang dan beberapa daerah lainnya yang dijadwalkan setiap bulan.
Untuk memberangkatkan jamaah umrah, pihaknya mulai 25 November 2017 ini bersama pengurus Yayasan Masjid Agung SMB II Palembang menggelar manasik massal.
Selanjutnya manasik tersebut diselenggarakan secara rutin empat kali dalam sebulan pada setiap hari Sabtu dirangkaikan dengan manasik haji dari kalangan umum dan jamaah travel ZIA.
Secara nasional, travel ZIA melakukan manasik untuk 2000-3000 jamaah umrah dan 350-450 jamaah haji plus/khusus setiap bulannya.
Kegiatan manasik dan pendampingan jamaah umrah serta haji plus, dengan ustadz dan para muthowwif yang sangat berpengalaman dengan ilmu dan legalitas kuat tamatan dari ummul qurro` Madinah, dan dalam mu`assasah internasional.
Sementara untuk pemberangkatan jamaah, pihaknya menggunakan pelayanan secara nasional berangkat dari Jakarta dan pelayanan lokal seperti di Palembang dengan memanfaatkan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Pelayanan penerbangan langsung ke Jeddah yang dibuka Lion Air November 2017 ini diharapkan bisa bertahan lama atau konsisten sesuai dengan jadwal yang ditentukan satu kali dalam sepekannya, ujar Irwansyah.
Sementara sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Sumsel Anton Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Lion Air membuka jalur penerbangan Palembang-Jeddah untuk melayani masyarakat ayang akan melakukan ibadah umrah.
Penerbangan perdana Lion Air langsung dari Palembang ke Jeddah yang dilakukan pada 13 November 2017 dengan jumlah penumpang relatif sedikit 70 orang, pada tahap awal dijadwalkan seminggu sekali dan diupayakan frekuensi penerbangannya lebih sering beberapa kali dalam seminggu sebelum mencapai pelayanan rutin setiap hari.
Melalui penerbangan langsung itu, selain memberikan kemudahan masyarakat untuk melakukan perjalanan ibadah umrah, juga bisa digunakan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan kegiatan travel umrah serta mencegah penipuan atau batal berangkat, kata Anton.
"PT Zamzam Indah Abadi (ZIA) bekerja sama dengan Yayasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang akan memberangkatkan ulama, dan pengurus yayasan masjid itu untuk mendampingi seluruh jamaah umrah yang berangkat menggunakan ZIA," kata Kepala Perwakilan Travel Umrah ZIA Palembang, Ustadz H Irwansyah ST, di Palembang, Senin.
Menurut dia, untuk merealisasikan program umrah gratis bagi ulama dan pengurus masjid agung Palembang, pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Ketua Umum Yayasan Masjid Agung SMB II Palembang Drs H Anshori Madani.
Program umrah gratis itu direncanakan dimulai 2018 bersamaan dengan pemberangkatan jamaah travel ZIA dari Palembang dan beberapa daerah lainnya yang dijadwalkan setiap bulan.
Untuk memberangkatkan jamaah umrah, pihaknya mulai 25 November 2017 ini bersama pengurus Yayasan Masjid Agung SMB II Palembang menggelar manasik massal.
Selanjutnya manasik tersebut diselenggarakan secara rutin empat kali dalam sebulan pada setiap hari Sabtu dirangkaikan dengan manasik haji dari kalangan umum dan jamaah travel ZIA.
Secara nasional, travel ZIA melakukan manasik untuk 2000-3000 jamaah umrah dan 350-450 jamaah haji plus/khusus setiap bulannya.
Kegiatan manasik dan pendampingan jamaah umrah serta haji plus, dengan ustadz dan para muthowwif yang sangat berpengalaman dengan ilmu dan legalitas kuat tamatan dari ummul qurro` Madinah, dan dalam mu`assasah internasional.
Sementara untuk pemberangkatan jamaah, pihaknya menggunakan pelayanan secara nasional berangkat dari Jakarta dan pelayanan lokal seperti di Palembang dengan memanfaatkan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Pelayanan penerbangan langsung ke Jeddah yang dibuka Lion Air November 2017 ini diharapkan bisa bertahan lama atau konsisten sesuai dengan jadwal yang ditentukan satu kali dalam sepekannya, ujar Irwansyah.
Sementara sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Sumsel Anton Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Lion Air membuka jalur penerbangan Palembang-Jeddah untuk melayani masyarakat ayang akan melakukan ibadah umrah.
Penerbangan perdana Lion Air langsung dari Palembang ke Jeddah yang dilakukan pada 13 November 2017 dengan jumlah penumpang relatif sedikit 70 orang, pada tahap awal dijadwalkan seminggu sekali dan diupayakan frekuensi penerbangannya lebih sering beberapa kali dalam seminggu sebelum mencapai pelayanan rutin setiap hari.
Melalui penerbangan langsung itu, selain memberikan kemudahan masyarakat untuk melakukan perjalanan ibadah umrah, juga bisa digunakan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan kegiatan travel umrah serta mencegah penipuan atau batal berangkat, kata Anton.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fakta Sidang: Teller bank BUMN di Palembang korupsi uang kas untuk umrah senilai Rp5,2 miliar
16 April 2025 22:08 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB, 2025