Opera Ken Arok pukau penonton di Harbin
Minggu, 21 Mei 2017 9:55 WIB
Harbin, Heilongjiang (Antarasumsel.com) - Opera Ken Arok yang dimainkan para mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing di kampus Harbin Institute of Technology, Provinsi Heilongjiang, Sabtu malam, memukau ratusan pasang mata.
Bahkan satu jam sebelum opera tersebut digelar pada pukul 17.30 waktu setempat (16.30 WIB), ratusan penonton sudah memadati gedung pertunjukan seni di perguruan tinggi terbesar di provinsi paling utara China yang langsung berbatasan dengan Rusia dan Mongolia itu.
Para mahasiswa asal Indonesia yang rata-rata berusia 20 tahunan itu, bermain total dalam cerita rakyat yang melegenda tersebut.
Mereka dibantu oleh belasan mahasiswa dari China, Rusia, dan Nigeria sebagai pemeran pembantu.
Untuk menyuguhkan pertunjukan seni semikolosal itu, mahasiswa Indonesia yang berkolaborasi dengan mahasiswa asing telah melakukan persiapan sejak November 2016.
"Kemudian Maret 2017 kami mulai latihan. Awalnya latihan satu kali setiap pekan. Lalu menjelang penampilan latihan diintensifkan menjadi dua kali sampai tiga kali sepekan," kata Jeremia William Chandra, mahasiswa jurusan bahasa Mandarin HIT yang bertindak sebagai sutradara.
Seusai pertunjukan berdurasi 1,5 jam tersebut, para penonton berebut meminta foto bersama dengan para pemain dan pendukung opera.
Antuasiame mereka masih terus berlanjut ke lantai dua gedung kampus itu untuk mengunjungi stan pakaian tradisional dan kuliner Nusantara.
"Peran mahasiswa Indonesia dalam mengenalkan budaya Nusantara di luar negeri sangat besar," kata Atase Pendidikan Kedutaan dan Kebudayaan Besar RI di Beijing, Priyanto Wibowo, saat memberikan sambutan sebelum opera berlangsung.
Pada tahun lalu, para mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Harbin juga menggelar Opera Roro Jonggrang di tempat yang sama.
Kegiatan tersebut juga didukung oleh Rumah Budaya, salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, KBRI Beijing, dan sivitas akademika HIT.
"Sangat, sangat menarik. Pertunjukan ini menunjukkan betapa beragamnya budaya Indonesia ini," kata Julia Batorova, mahasiswi HIT asal Rusia, ditemui seusai pertunjukan Opera Ken Arok.
Bahkan satu jam sebelum opera tersebut digelar pada pukul 17.30 waktu setempat (16.30 WIB), ratusan penonton sudah memadati gedung pertunjukan seni di perguruan tinggi terbesar di provinsi paling utara China yang langsung berbatasan dengan Rusia dan Mongolia itu.
Para mahasiswa asal Indonesia yang rata-rata berusia 20 tahunan itu, bermain total dalam cerita rakyat yang melegenda tersebut.
Mereka dibantu oleh belasan mahasiswa dari China, Rusia, dan Nigeria sebagai pemeran pembantu.
Untuk menyuguhkan pertunjukan seni semikolosal itu, mahasiswa Indonesia yang berkolaborasi dengan mahasiswa asing telah melakukan persiapan sejak November 2016.
"Kemudian Maret 2017 kami mulai latihan. Awalnya latihan satu kali setiap pekan. Lalu menjelang penampilan latihan diintensifkan menjadi dua kali sampai tiga kali sepekan," kata Jeremia William Chandra, mahasiswa jurusan bahasa Mandarin HIT yang bertindak sebagai sutradara.
Seusai pertunjukan berdurasi 1,5 jam tersebut, para penonton berebut meminta foto bersama dengan para pemain dan pendukung opera.
Antuasiame mereka masih terus berlanjut ke lantai dua gedung kampus itu untuk mengunjungi stan pakaian tradisional dan kuliner Nusantara.
"Peran mahasiswa Indonesia dalam mengenalkan budaya Nusantara di luar negeri sangat besar," kata Atase Pendidikan Kedutaan dan Kebudayaan Besar RI di Beijing, Priyanto Wibowo, saat memberikan sambutan sebelum opera berlangsung.
Pada tahun lalu, para mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Harbin juga menggelar Opera Roro Jonggrang di tempat yang sama.
Kegiatan tersebut juga didukung oleh Rumah Budaya, salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, KBRI Beijing, dan sivitas akademika HIT.
"Sangat, sangat menarik. Pertunjukan ini menunjukkan betapa beragamnya budaya Indonesia ini," kata Julia Batorova, mahasiswi HIT asal Rusia, ditemui seusai pertunjukan Opera Ken Arok.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sumut periksa AKBP AHselama 7 jam terkait penganiayaan Ken Admiral
28 April 2023 11:03 WIB, 2023
Festival Candi Muarojambi dan Kerinci masuk kalender Kharisma Even Nusantara 2022
31 May 2022 9:22 WIB, 2022
Festival Batanghari dan Candi MuaraJambi masuk agenda pariwisata nasional
23 June 2021 18:58 WIB, 2021
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB